Madiun

Situs Ngurawan Kian Terlupakan

Minim Perhatian Pemerintah Daerah

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Keberadaan situs Ngurawan di Desa/Kecamatan Dolopo kian merana. Sejarah di balik situs yang ditemukan di pekarangan rumah Suhanto itu pun kini mulai terlupakan. ‘’Kurang perhatian dari pemerintah daerah,’’ kata Gatot, sapaan Suhanto, Senin (31/8).

Gatot menemukan situs itu 2016 lalu. Sempat diekskavasi Balai Arkeologi Jogjakarta. Namun, terhenti dua tahun lalu. Sisa penggalian sampai sekarang dibiarkan menganga. ‘’Hanya ada bantuan fasilitas etalase untuk menyimpan hasil ekskavasi,’’ ungkapnya.

Benda-benda hasil ekskavasi itu diduga dari abad ke-14 sampai 15 Masehi. Ditengarai peninggalan Kerajaan Gelang-gelang. Benda-benda bersejarah itu kini disimpan di lemari kaca. Antara lain arca Dewi Parwati, miniatur bangunan, bubungan, tempayan, dan lainnya. ‘’Saya perkirakan ada banyak yang masih di bawah tanah,’’ ujarnya.

Lemari kaca itu diletakkan di ruang tamu rumah Gatot yang berukuran 8×12 meter. Bangunannya sudah tua. Mulai lapuk dimakan usia. Pada malam hari sangat minim penerangan. ‘’Sudah tidak ada yang diharapkan lagi untuk warisan sejarah ini,’’ ungkapnya. (mg4/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button