Madiun

Sisakan Dua Pasien, Relawan Covid-19 Bersih-Bersih RSL Joglo Dungus

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 menjadi salah satu indikator kurva kasus korona. Seiring terus menurunnya kasus positif aktif, Rumah Sakit Lapangan (RSL) Joglo Dungus kini merawat dua pasien. Tingkat kesibukan relawan tenaga kesehatan (nakes) tak setinggi dibanding Juli lalu yang merawat hingga ratusan pasien.

Kini, relawan nakes di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) milik Pemprov Jatim itu banyak waktu luang alias nganggur. Kondisi tersebut dimanfaatkan untuk bersih-bersih kawasan isolasi dan peranti medis. ‘’Karena minim pasien, semua bersama-sama gotong royong,’’ kata Muhidin, koordinator pelayanan kesehatan RSL Joglo Dungus, Kamis (23/9).

Muhidin mengungkapkan, semua relawan di RSL Joglo Dungus dilibatkan. Mulai nakes, customer service, sampai binatu. Tak hanya sampah daun di jalan area isolasi, tapi juga sampai atap bangunan isolasi berbentuk joglo itu. ‘’Total ada 93 relawan dari beberapa kategori, semuanya ikut bersih-bersih. Mumpung longgar,’’ ujarnya.

Mereka bersih-bersih area isolasi tanpa mengenakan alat pelindung diri lengkap. Sudah sepekan terakhir RSL Joglo Dungus tidak merawat pasien Covid-19. Hanya, menerima dua pasien positif hasil rujukan dari Puskesmas Dangan lalu. ‘’Bersih-bersih ini aman. Karena virus mati setelah tiga hari (di ruang terbuka). Dua pasien ditempatkan di paling ujung, area isolasi luas,’’ kata Muhidin. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button