Magetan

Simpan Sabu-Sabu dalam Bra, Pemandu Lagu Asal Magetan Ditangkap

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Sepandai-pandai menyimpan bangkai baunya akan tercium juga. Ibarat ini cocok dialamatkan pada SA, 29, perempuan asal Barat yang diringkus bersama SW, 34, kekasihnya yang warga Sawahan, Madiun, Rabu lalu (26/5). SA berusaha mengelabui petugas dengan menyimpan sabu dalam bra. Rencana sejoli itu berpesta sabu gagal sebelum terlaksana. ‘’Kedua paket sabu disimpan dalam bra,’’ kata Kasatresnarkoba Polres Magetan AKP Dodik Wibowo, Jumat (28/5).

Polisi mengamankan SA dan SW di salah satu toko modern di Maospati sekitar pukul 12.45 Rabu. Saat diringkus, SA yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu (PL) di Maospati itu membawa dua paket sabu seberat 0,24 gram dan 0,32 gram. SA rupanya mendapat barang haram itu dari SW dan BA, 35, warga Manguharjo, Kota Madiun. Tak sampai 24 jam BA ikut diringkus. ‘’SW dan BA dipasok M, 29, yang masih buron,’’ ujarnya.

Ketiga tersangka rupanya sudah lama mengonsumsi sabu. SA sudah tiga tahun menikmati sabu dengan alasan supaya lebih semangat bekerja. Sementara SW dan BA sudah hampir lima tahun mengonsumsi barang terlarang itu. ‘’SA mengonsumsi sabu bersama teman kencan atau saat bekerja sebagai pemandu lagu,’’ beber Dodik.

Polisi juga meringkus TP, 36, warga Jombang, untuk kasus terpisah. TP dicokok di tepi Jalan Raya Maospati-Ngawi masuk Kecamatan Karangrejo saat bertransaksi dengan P, pengedar yang masuk daftar pencarian orang (DPO). TP kedapatan mengantongi paket sabu seberat 2,04 gram. Keempat tersangka dijerat pasal 114 dan pasal 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. ‘’Terancam pidana maksimal 20 tahun dengan denda maksimal Rp 10 miliar, serta pidana empat tahun dan denda Rp 8 miliar,’’ terangnya. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button