Ngawi

Silpa Proyek Tembus Rp 21,8 M

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pandemi Covid-19 berdampak pada pelaksanaan realisasi proyek di Ngawi. Sepanjang tahun lalu tercatat hanya 96 paket yang dikerjakan. Angka itu terpaut jauh dibandingkan pada 2019 lalu yang mampu mengerjakan 232 paket.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Ngawi Mamik Subagyo memerinci, 96 paket tender itu terdiri 64 paket pengadaan jasa konstruksi, 23 pengadaan barang, 5 jasa konsultasi, dan 4 pengadaan jasa lainnya. ‘’Pengadaan barang dan jasa yang tertunda di tahun lalu bisa dilanjutkan tender tahun ini jika sudah dianggarkan,’’ ujarnya Senin (4/1).

Turunnya paket tender pengadaan barang dan jasa berdampak pada penghematan anggaran mencapai 13,17 persen. Jika dirupiahkan, nilainya sekitar Rp 21,8 miliar. Silpa itu diperoleh dari jumlah anggaran pagu tender sebesar Rp 166 miliar. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button