Madiun

Silaturahmi Virtual Tidak Mengurangi Makna Idul Fitri

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua perayaan Lebaran harus menyesuaikan situasi pandemi Covid-19. Masyarakat diminta bijak beradaptasi dengan kondisi saat ini. Utamanya larangan halalbihalal maupun peniadaan open house. Salah satu alternatif yang dapat dipilih adalah silaturahmi dalam jaringan (daring) atau virtual.

Ada banyak pilihan aplikasi yang dapat dimanfaatkan. Mulai media sosial (medsos) seperti WhatsApp, Zoom, Facebook, Twitter, Line, dan sejenisnya. Teknologi informasi itu memudahkan sekaligus memanjakan masyarakat untuk saling bermaafan saat momen Idul Fitri. ‘’Silaturahmi virtual, berkatnya dikirim, nggak masalah,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Rabu (12/5).

Silaturahmi virtual memang berbeda dengan tatap muka. Apalagi momen Lebaran lekat dengan tradisi sungkem kepada orang tua. Kendati demikian, virtual tak mengurangi hakikat saling memaafkan. ‘’Ini demi keluarga juga, niatkan untuk kesehatan keluarga kita bersama,’’ ujarnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button