AdvertorialMadiun

Silandep Permudah Pembaruan Status Perkawinan KTP-KK Pascacerai

Dispendukcapil-Pengadilan Agama Sepakati Penyederhanaan Layanan Kependudukan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perubahan status kependudukan setelah sidang cerai kini makin ringkas. Setelah Dispendukcapil dan Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun Kamis (6/8) sepakat bekerja sama untuk menyederhanakan layanan kependudukan.

Kerja sama itu menyangkut soal peningkatan pelayanan kependudukan yang berkaitan dengan identitas hukum. Misalnya bagi warga Kota Madiun yang beperkara di PA untuk kasus perceraian, setelah mendapatkan akta cerai mereka sekaligus memperoleh perbaruan status perkawinan di KTP dan kartu keluarga (KK) tanpa harus mengurus di dispendukcapil.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, program inovasi itu berupa sistem informasi layanan administrasi kependudukan dispendukcapil dan PA (Silandep). ‘’Dengan aplikasi Silandep ini, pelayanan publik mampu dipercepat,’’ kata Maidi setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara wali kota dengan ketua PA di balai kota.

Ketua PA Kota Madiun Ahmad Zaenal Fanani menambahkan, Silandep mampu memangkas alur birokrasi menjadi lebih efisien dan efektif. Karena aplikasi tersebut sudah terkoneksi antara data di PA dan yang dibutuhkan oleh dispendukcapil. ‘’Sehingga akurasi datanya lebih valid dan cepat,’’ ujarnya.

Selain itu, keberadaan Silandep dapat mencegah praktik pungutan liar (pungli) dan perbuatan yang tidak sesuai ketentuan hukum. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir mengurus dokumen kependudukan pascacerai. Sebab, prosesnya tidak rumit. ‘’Mereka cukup datang ke PA (ketika mengajukan permohonan cerai) dengan disertai kelengkapan persyaratan yang sudah disepakati, maka kepengurusan dokumen kependudukan bisa diproses langsung,’’ terangnya.

Plt Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Asmawi mengaku proses pengurusan perubahan status dokumen kependudukan bagi warga setelah sidang cerai di PA cukup cepat. Minimal sehari sudah jadi melalui aplikasi Silandep. ‘’Setelah semua persyaratan lengkap dan utamanya (salinan) putusan dari PA, melalui aplikasi tersebut data langsung bisa diproses. Namun, data tetap kami teliti kembali agar lebih valid,’’ katanya. (afi/c1/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button