News

Sikap Bersatu Dalam Keragaman Jenis Kelamin Akan Menciptakan

×

Sikap Bersatu Dalam Keragaman Jenis Kelamin Akan Menciptakan

Share this article

Sikap Bersatu Dalam Keragaman Jenis Kelamin Akan Menciptakan – Begitulah semboyan bangsa Indonesia yang menghadirkan gambaran negara yang kaya akan keberagaman, puluhan pulau, budaya, suku, ras, bahasa dan agama yang berpegang teguh pada prinsip persatuan dan solidaritas satu sama lain. Keutuhan negara yang kita cintai.

Keanekaragaman budaya Indonesia yang melimpah dengan ciri dan ciri khas yang berbeda-beda menjadikan Indonesia lebih ramah dan kuat dibandingkan negara lain, dan banyak juga orang asing yang datang kesini untuk mengabadikan keindahan dari keberagaman tersebut.

Sikap Bersatu Dalam Keragaman Jenis Kelamin Akan Menciptakan

Keanekaragaman budaya merupakan salah satu hal unik yang ada di muka bumi. Sahabat damai, sebagai warga negara Indonesia, kita tidak bisa memungkiri kenyataan adanya keberagaman yang tiada habisnya, mulai dari keberagaman suku, ras, hingga bahasa.

Realitas Indonesia Bersatu: Quo Vadis?

Keberagaman tersebut telah melahirkan bentuk-bentuk keanekaragaman budaya Indonesia yang tiada duanya, seperti rumah adat, upacara adat, kostum adat, tarian adat, alat musik dan lagu tradisional, senjata tradisional, dan beragam makanan khas.

Kesimpulannya, keberagaman budaya Indonesia berasal dari tumbuh dan berkembangnya berbagai budaya lokal yang berbeda-beda di masyarakat secara terus-menerus. Timbulnya keanekaragaman budaya merupakan akibat dari pengaruh-pengaruh yang muncul dan berkembang dalam masyarakat sehingga terciptalah kebudayaan itu sendiri.

Keberagaman Indonesia merupakan bagian dari falsafah hidup bangsa Indonesia, sejak lahirnya Pancasil dengan semboyan Binneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda namun tetap konsisten.

Keberagaman mengacu pada perbedaan yang melekat pada ras manusia, gender, identitas gender, orientasi seksual, usia, kelas sosial, kemampuan/disabilitas, nilai-nilai agama atau moral, dan kebangsaan.

Bs Kelas 6 Tema 6 2018

Berbagai perbedaan pendapat atau persoalan terkait persoalan keberagaman muncul antar negara, antar kasta, antar suku, antar kelompok, dan antar kelompok tertentu sehingga membuat kehidupan menjadi tidak nyaman dan tenteram.

Hal ini disebabkan rendahnya kesadaran akan keberagaman pada masyarakat Indonesia. Keberagaman yang dimiliki Indonesia tidak hanya terbatas pada suku bangsa, bahasa daerah, kostum dan budaya yang hidup di suatu daerah tertentu.

Sebagai masyarakat yang terdiversifikasi, perbedaan antar manusia membentuk citra kekuatan saling mencintai, menemukan makna kasih sayang kekeluargaan, dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.

Misalnya RT/RW, LSM, Karang Taruna, Organisasi Keagamaan, Sosial Budaya, Suku dan Kemasyarakatan berkumpul untuk merangkul perbedaan secara damai.

Baca Juga  Sebutkan Tiga Bahan Untuk Membuat Tanaman Dari Kertas

Bunyi Sila Ke 2 Pancasila Dan Contoh Pengamalan Dalam Kehidupan Sehari Hari

Sahabat damai, guna menciptakan keberagaman dalam lingkungan yang rukun, aman, tertib dan tenteram, hendaknya mempunyai sikap menghargai dan menghargai perbedaan baik itu budaya, kasta, ras, pendapat maupun keputusan.

Apabila terdapat potensi konflik, kekerasan dan perpecahan antar kelompok masyarakat, maka penyelesaian berbagai permasalahan tersebut harus dicari melalui diskusi dan konsensus. Bukannya memperparah konflik, justru memicu konflik antar masyarakat.

Sahabat damai, kita harus memahami bahwa budaya juga merupakan salah satu bentuk saling identifikasi dalam suatu kelompok masyarakat. Kita harus memikirkan kelompok lain dalam masyarakat, bukan mengabaikan mereka.

Jika kelompok mayoritas dalam suatu masyarakat berubah, maka mengadaptasi bentuk budaya dengan ajaran agama adalah satu-satunya solusi terbaik, tanpa perlu melanggengkan perbedaan pendapat.

Kelas7_buku_siswa_ppkn_smp_kelas_vii_1930(unduhbuku.com) Pages 101 150

Pada dasarnya agama dan budaya mempunyai independensi masing-masing. Namun keduanya mempunyai wilayah yang saling melengkapi, terkadang tumpang tindih, bahkan ada yang terkesan saling bertentangan.

Tanpa kebudayaan, manusia tidak bisa beragama, karena kebudayaan merupakan ciptaan manusia dan dapat menjadi ekspresi keberagaman. Namun kita tidak bisa menyimpulkan bahwa agama adalah budaya karena banyak perbedaan di antara keduanya.

Agama didasarkan pada wahyu dan mempunyai standar tersendiri. Norma agama bersifat normatif dan karenanya bersifat permanen. Sementara itu, kebudayaan merupakan hasil kreativitas manusia, sehingga berkembang seiring berjalannya waktu dan selalu berubah.

Perbedaan ini tidak menutup kemungkinan untuk mengekspresikan kehidupan keagamaan dalam bentuk budaya. Pandangan ini menempatkan agama dalam fungsi menjaga tradisi nasional, sedangkan agama juga menjadikan kehidupan berbangsa sebagai sarana realisasi diri dan sumber kekayaan keberagaman.

Lima Perbedaan Dalam Sikap Pria Dan Wanita Terhadap Pekerjaan

Sahabat damai, jangan sampai perbedaan justru memecah belah di lingkungan sendiri dan masyarakat Indonesia, bahkan dapat mengancam keutuhan NKRI. Di sisi lain, menciptakan perbedaan adalah kunci untuk menggalang persatuan yang kuat, menciptakan rasa cinta dan kasih sayang sebagai satu kesatuan masyarakat nasional. Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman, salah satunya karena memiliki banyak suku dan budaya yang berbeda-beda.

Adanya perbedaan tersebut mendorong setiap orang untuk menciptakan rasa kebersamaan dan persatuan agar tidak terjadi perpecahan. Hal ini tertuang dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”.

Baca Juga  Gambar Dibawah Ini Adalah Salah Satu Contoh Kelompok Pameran

Untuk menanamkan rasa persatuan dan jati diri secara batiniah, perlu ditumbuhkan sikap-sikap bersama yang menunjukkan adanya kesatuan dalam keberagaman.

Sikap Bhinneka Tunggal Ika merupakan wujud dari kesadaran akan persatuan dan sangat penting untuk dipupuk sejak dini. Anak bisa mencoba menerapkan sikap ini melalui hal-hal kecil setiap hari.

Majalah Simpul Perencana Vol. 41 By Pusbindiklatren Kementerian Ppn/bappenas

Berikut ini rangkuman beberapa cara yang dapat dicoba anak dalam mengungkapkan sikap yang beragam dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita lihat!

Sikap Bhinneka Tunggal Ika dapat diwujudkan dalam lingkungan kecil dan intim anak, yaitu keluarga. Tentu terdapat perbedaan usia dan jenis kelamin di antara setiap anggota keluarga.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan sikap ini, seperti membersihkan rumah. Ibu, Ayah, dan anak bisa bekerja sama dan saling membantu saat membersihkan rumah.

Selain di lingkungan keluarga, sikap solidaritas ini juga dapat ditumbuhkan di lingkungan sekolah. Di sini, anak-anak dapat bertemu dengan teman, guru, dan staf sekolah lainnya dari berbagai latar belakang sosial.

Cara Menunjukkan Sikap Bersatu Dalam Keberagaman

Salah satu kegiatan yang menunjukkan solidaritas di sekolah adalah piket bersama. Melalui misi piket ini, anak-anak dilatih untuk saling bekerja sama dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepada mereka.

Menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan sekolah juga menjadi salah satu cara menunjukkan solidaritas anak lho! Tentu saja kolaborasi menjadi kunci dalam acara ini.

Dalam kegiatan pembelajaran, kelompok dapat dibentuk sesuai kesepakatan antara guru dan siswa di kelas. Kemudian guru memberikan tugas kelompok. Untuk melakukan pekerjaan ini dengan baik, kita harus memiliki sikap terpadu.

Setiap orang dilahirkan dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak membandingkan diri Anda satu sama lain ketika ingin membangun persahabatan.

Bersatu Dalam Keragaman

Anak mungkin bisa memilih dengan siapa ia akan berteman, namun ia tidak boleh membeda-bedakan kelebihan, kekurangan, penampilan, dan sebagainya pada orang lain. Saat menjalin pertemanan, anak menunjukkan sikap mencari titik temu dengan tetap menjunjung tinggi perbedaan dan tidak membeda-bedakan satu sama lain.

Baca Juga  Saya Tidak Bisa Bahasa Inggris

Setiap hari, kita pasti menjumpai orang-orang yang mengalami kesulitan. Misalnya nenek yang takut menyeberang jalan, orang tua yang kesulitan membawa barang dalam jumlah banyak, keluarga yang tertimpa musibah akibat banjir, dan lain sebagainya.

Anak-anak dapat mengembangkan sikap pemersatu ini dengan membantu seseorang yang berada dalam kesulitan, baik mereka mengenal orang tersebut atau tidak. Contoh sederhananya adalah membantu teman yang mempunyai barang yang sulit dijangkau karena letaknya tinggi.

Dalam lingkungan komunitas, anak-anak bertemu dengan banyak orang dengan penampilan dan latar belakang sosial yang berbeda-beda. Sekalipun kita tidak mengenal satu sama lain, pendekatan mencari titik temu sambil menjaga perbedaan tetap bisa digunakan.

Kelas2_tema_4_aku_dan_sekolahku_buku_siswa_1723 Pages 51 100

Misalnya saat bepergian dengan transportasi umum seperti bus atau kereta api. Ingatlah bahwa Anda bukan satu-satunya yang bepergian dengan transportasi umum, dan penting untuk mengikuti etika untuk menciptakan kenyamanan bersama di antara penumpang.

Di Indonesia kita mengenal enam agama yang masing-masing memiliki perbedaan dalam cara berdoa, kitab, dan lain-lain. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan sikap toleransi dan saling menghormati terhadap umat yang berbeda agama.

Selain itu, juga bisa menjadi cara bagi orang-orang yang berbeda keyakinan untuk mengekspresikan satu pandangan yang sama. Misalnya tidak mengganggu perayaan keagamaan, tidak mencemooh ajaran agama lain, dan sebagainya.

Ada banyak cara untuk menunjukkan solidaritas dalam keberagaman ini, dan anak-anak harus menerapkannya di lingkungan rumah mereka, mulai dari sekolah hingga ke masyarakat luas.

Harmoni Di Mata Kaum Muda: Kumpulan Esai Sosial Budaya 2013 By Lukman Solihin

Pertanyaan dan pertanyaan akan dijawab segera dan gratis oleh para ahli. Jadi pastikan kamu punya akun untuk mulai bertanya ya!

Materi bersatu dalam keragaman dan demokrasi, contoh sikap takut akan tuhan, ciri ciri kutil kelamin akan sembuh, jenis kelamin janin dalam kandungan, jenis kelamin dalam cv bahasa inggris, tanda kutil kelamin akan sembuh, jenis kelamin dalam kandungan, kesadaran akan sikap nasionalis bangsa indonesia dimulai semenjak, sikap takut akan tuhan, bersatu dalam keragaman dan demokrasi, bahasa dan jenis kelamin dalam sosiolinguistik, contoh sikap takut akan tuhan dalam kehidupan sehari hari

News

Apa Itu Boti – Danang Wisnu mendapat sambutan…