KriminalitasPonorogo

Sidang Perkara Pembunuhan Herfina Diakhiri, Putusan Ditunda Dua Hari

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Majelis hakim menunda putusan hukum terhadap Joko Hermanto. Terdakwa pembunuhan Herfina Rahma Sari itu urung dijatuhi vonis dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo Senin (2/3). ‘’Putusan belum dimusyawarahkan,’’ kata Ketua Majelis Hakim Sutrisno.

Sekitar pukul 15.30, Joko dikeler menuju ruang sidang Cakra PN Ponorogo. Namun, belum sampai lima menit sidang dibuka oleh Sutrisno, hakim yang juga menjabat wakil ketua PN itu menutup persidangan. Sidang ditunda hingga Kamis mendatang (5/3).

Sutrisno mengklaim majelis hakim cukup cepat dalam menyidangkan perkara pembunuhan Herfina. Dia menyebut, proses yang berjalan selama ini masih belum mepet tenggat waktu yang diberikan Mahkamah Agung (MA). ‘’Kami diberi waktu lima bulan. Sampai saat ini proses perkara ini belum sampai tiga bulan. Jadi, masih sesuai aturan,’’ ujarnya. ‘’Kamis pasti dibacakan, karena kami juga mengejar batas waktu penahanan terhadap terdakwa,’’ imbuh Sutrisno.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanang Rianto memilih patuh terhadap keputusan yang diambil hakim. Nanang tetap optimistis majelis hakim dapat memutus hukuman yang adil sesuai tuntutan yang dilayangkan. Joko sebelumnya dituntut pidana 20 tahun penjara oleh JPU dengan jerat pasal pembunuhan berencana. ‘’Masuk pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Menurut pandangan kami upaya terdakwa terbukti,’’ kata Nanang.

Joko didakwa membunuh Herfina pada 23 Juli lalu di Jembatan Galok, Sampung. Pembunuhan telah direncanakan sebelumnya lantaran kesal karena korban menagih pertanggungjawaban. Korban yang baru lulus SMK itu mengandung buah hati dari pelaku. Nyawanya diakhiri dengan cara dibenturkan kepalanya di plengsengan Jembatan Galok dan jasadnya ditinggalkan begitu saja. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button