Madiun

Sidang Perdana Perkara Korupsi TPA Winongo, Kejari Tunggu Relas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perkara korupsi BBM operasional TPA Winongo masuk dalam persidangan. Sesuai rencana relas atau panggilan sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun akan dilakukan pada 1 April mendatang. Jadwal itu sesuai dengan yang tertera dalam SIPP PN Tipikor Surabaya.

Kasi Pidsus Kejari Kota Madiun Toni Wibisono mengatakan, berkas perkara ketiganya tersebut dipisah dua. Seperti berkas Heri Martono selaku mantan kabid pengelolaan sampah dan limbah DLH Kota Madiun di-split dengan berkas Suhartono serta Putut Wasono. “Kami masih nunggu relas dari pengadilan untuk jadwal sidang pertamnya. Tapi, berkas perkara mereka sudah kami limpahkan ke PN Tipikor Surabaya pada Selasa (17/3) lalu,” katanya Senin (23/3).

Dalam berkas tersebut ketiga terdakwa dikenakan pasal berlapis. Untuk primairnya, dikenakan Pasal 2 jo Pasal 18 UU Tipikor subsidair Pasal 64 jo Pasal 55 KUHP. “Relas pemberitahuannya belum ada. Kami tinggal nunggu itu,” ujar Toni yang juga menjadi JPU pada perkara tersebut.

Seperti diketahui, bahwa terdakwa Heri Martono selaku kabid pengelolaan sampah dan limbah DLH Kota Madiun yang merangkap sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) controlled landfill tahun anggaran 2017 sampai dengan 2019 bersama Suhartono selaku operator mesin alat berat DLH, serta Putut Wasono selaku tenaga program jalan bersih (projasih), pada Januari 2017 sampai Mei 2019 turut serta atau melakukan perbuatan melawan hukum. Mereka kedapatan memanipulasi data atau melakukan tindak pidan korupsi yang menguntungkan pribadi maupun orang lain dalam pengoperasian BBM alat berat di TPA Winongo. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button