Ngawi

Sidang Kesimpulan Perkara Mantingan Hanya 10 Menit

Sebut Prosedur Pemanggilan Tak Lazim

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sidang praperadilan gugatan penetapan tersangka atas kasus dugaan mark-up anggaran pengadaan lahan SMPN 1 Mantingan memasuki tahap akhir. Hari ini, Pengadilan Negeri (PN) Ngawi menjadwalkan sidang dengan agenda putusan.

‘’Kami siap menunggu putusan. Mudah-mudahan, kalau diterima alhamdulillah. Kalau tidak, ke persidangan lainnya,’’ kata Buang Yahya, tim kuasa hukum Hadi Suharto, usai mengikuti sidang dengan agenda kesimpulan Selasa (25/2).

Dalam sidang kemarin, kesimpulan dari kedua belah pihak tidak dibeber secara gamblang. Melainkan disampaikan secara tertulis kepada majelis hakim. Baik dari pihak penggugat maupun tergugat. ‘’Hasil sinkronisasi antara bukti dan saksi dalam persidangan sebelumnya. Kami ambil perimbangan,’’ ujarnya.

Salah satu poin kesimpulan yang disetorkan, lanjut dia, tentang absensi. Dari sebelumnya yang hanya ada satu menjadi tiga. Pun, pihaknya tidak paham apakah absensi itu ditujukan kepada pihaknya atau ketua panitia tim negosiasi.

Jika ditujukan kepada pihaknya, Hadi menyebut bukan tanggung jawabnya. Melainkan berada di tangan panitia tim negosiasi. Pun, kapasitas kliennya bukan pemutus harga. Sebab, kala itu hanya mewakili Dinas Pendidikan (Dindik) Ngawi untuk hadir.

‘’Selain (poin kesimpulan) itu, bukti lain seperti prosedur pemanggilan yang kami kritisi. Prosedurnya tidak lazim,’’ sebutnya. Sayangnya, Buang enggan membeber prosedur tak lazim yang dimaksud.

Sidang dengan agenda kesimpulan kemarin berlangsung singkat. Lantaran tidak ada pembacaan kesimpulan, sidang yang dipimpin Erianto Siagian tersebut hanya memakan waktu sekitar 10 menit.

Berbeda dengan sebelumnya, ketua tim kuasa hukum Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto tidak hadir sendiri. Melainkan diwakili Kanit Tipikor Iptu Edi Sutikno. Sayang, Edi enggan memberikan komentar terkait kesimpulan yang diserahkan kepada majelis hakim. ‘’Nanti saja sama Pak Adang,’’ ucapnya usai keluar dari ruang sidang. (odi/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close