Madiun

Siang Hari Suhu Capai 40 Derajat Celsius, Picu Warga Alami Dehidrasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Selama lima hari terakhir cuaca di Kabupaten Madiun akan sangat terik. Kondisi itu karena pengaruh fenomena kulminasi. Di mana  matahari tepat berada di posisi tertinggi langit. ‘’Kondisi itu kemudian berdampak pada meningkatnya suhu udara pada siang hari mencapai 38-40 derajat Celsius,’’ kata Plt Kalaksana BPBD Kabupaten Madiun Supriyanto.

Sesuai data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi itu lumrah terjadi setiap tahun. Berpengaruh pada kelembapan udara yang menurun serta rawan terkena dehidrasi. ‘’Fenomena ini sudah disebarluaskan oleh BMKG guna dijadikan imbauan kepada masyarakat,’’ terangnya.

Meski begitu, Supriyanto mengungkapkan fenomena itu hanya terjadi sesaat. Dan, tidak terlalu berdampak pada sektor pertanian. Karena pengaruh keringnya lahan sawah di Kabupaten Madiun lebih disebabkan menurunnya debit air lantaran sejumlah sungai surut terdampak musim kemarau. Sebaliknya, dia menyarankan kepada warga untuk memperbanyak mengonsumsi air putih guna menjaga kesehatan tubuh. ‘’Yang jelas harus menjaga kesehatan, karena suhunya meningkat drastis,’’ ungkapnya.

Berdasarkan prediksi BMKG, fenomena hari tanpa bayangn ini akan berakhir pada Selasa (15/10). ‘’Saya sarankan agar masyarakat menggunakan jaket untuk melindungi tubuh saat keluar pada siang hari,’’ tutur Supriyanto. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close