Magetan

Setengah-Setengah Sambut PTM, Mayoritas Guru Baru Dapat Dosis Vaksin Pertama

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Para guru di Magetan menyambut pembelajaran tatap muka (PTM) dengan setengah-setengah. Mayoritas di antara ribuan pendidik kemungkinan hanya bisa mendapat satu dosis vaksin mengingat keterbatasan jumlah vial. Di sisi lain, upaya lobi ke pusat untuk mendapat tambahan vial belum membuahkan hasil. ‘’Setidaknya jangan sampai meledak klaster sekolah,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohmat Hidayat, Rabu (16/6).

Vial yang tersisa di dinkes tinggal 2.350. Baik vaksin Sinovac maupun AstraZeneca. Padahal, dari target 8.000 guru di bawah naungan pemkab, baru 3.500 yang telah divaksin. Hitung-hitungan pihaknya, sekitar 4.500 guru pemkab yang belum divaksin kemungkinan hanya mendapat suntikan dosis pertama. ‘’Meski baru dosis pertama, cukup untuk mengoptimalkan pencegahan penularan Covid-19,’’ klaim Rohmat.

Cakupan vaksinasi guru di jenjang SMA dan SMK lebih baik. Dari 1.970 sasaran, sudah 1.400 guru yang disuntik vaksin dosis pertama. Mereka tinggal menunggu suntikan kedua. Sementara, vaksinasi untuk tenaga kependidikan selain guru masuk antrean kesekian. ‘’Prioritasnya guru, karena bersinggungan langsung dengan siswa,’’ terangnya.

Jika tidak ada kendala, maka akhir bulan ini seluruh guru bakal sudah divaksin. Meski mayoritas di antara mereka baru mendapat suntikan pertama. Rohmat menegaskan, vaksinasi bukan satu-satunya cara menangkal persebaran virus korona. Disiplin protokol kesehatan tetap yang paling utama. ‘’Sembari menunggu distribusi lanjutan dari pusat, kami optimalkan sesuai jumlah yang ada,’’ pungkasnya. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button