Pacitan

Setelah Lima Orang Terpapar Korona, Warga Satu RT Dikarantina

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Takziah warga RT 03, RW 04, Dusun Bengkal, Desa Tanjungsari, pekan lalu mengundang malapetaka baru. Sebanyak 240 warga yang melayat ke rumah RNS diharuskan menjalani karantina mandiri Senin (5/10).

Kebijakan itu diberlakukan Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan menyusul hasil swab test lima anggota keluarga RNS dinyatakan positif korona pada Minggu lalu (4/10). Temuan kasus itu bermula dari kecurigaan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Tanjungsari. Karena, setelah RNS meninggal, anggota keluarga lelaki itu mengeluh sakit menyerupai influenza.

Berawal dari situ, pihak dinas kesehatan (dinkes) memutuskan untuk melakukan testing. Berdasarkan hasil pelacakan tim surveilans, lima anggota keluarga yang terpapar Covid-19 itu diketahui tidak mempunyai riwayat perjalanan ke luar daerah. Hingga akhirnya dugaan mengarah pada RNS. ‘’Warga Tanjungsari (RNS, Red) memang meninggal dunia. Tapi, belum di-swab,’’ kata Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto.

Sementara, saat itu jenazah RNS dikuburkan tanpa melalui protokol Covid-19. Karena warga beserta anggota keluarga almarhum memang tidak mempunyai kecurigaan ke arah penyakit tersebut. ‘’Mulai pemulasaran hingga pemakaman jenazah dilakukan dengan cara biasa,’’ ungkap kepala diskominfo tersebut.

Dampaknya, warga yang melayat saat itu diharuskan menjalani isolasi mandiri. Pun rencananya mereka bakal dilakukan tes usap hari ini (6/10). Rachmad memastikan lingkungan RT tersebut telah diawasi petugas. Menyusul pemberlakuan kebijakan karantina wilayah. ‘’Sedangkan keluarga (positif) sudah dirujuk ke wisma atlet,’’ terangnya.

Terpisah, Bupati Indartato berharap warga legawa menjalani karantina mandiri. Pihaknya memastikan akan mencukupi kebutuhan pangan selama menjalani isolasi mandiri di rumah. ‘’Kami harapkan warga yang terkonfirmasi positif segera sembuh. Sehingga, karantina bisa segera diakhiri,’’ kata ketua TGTP Covid-19 Pacitan itu. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close