Ponorogo

Setelah Ikut Pelantikan di Dindik Jatim Surabaya, Kasek-Pengawas Isolasi Mandiri

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Dugaan kasus positif Covid-19 dari acara pelantikan pengawas dan kepala sekolah yang digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim memantik kekhawatiran. Ada perwakilan peserta dari Ponorogo yang ikut acara tersebut. Pelacakan dan rapid test pun dilakukan pada mereka. ‘’Semua nonreaktif,’’ kata Kasi SMA/SMK Cabdindik Jatim Wilayah Ponorogo Eko Budi Santoso Rabu (3/6).

Eko mengungkapkan, acara pelantikan kepala dan pengawas SMA/SMK itu digelar akhir Mei lalu. Dia tidak tahu pasti jumlah pesertanya. Setahu dia, pelantikan digelar bergelombang. ‘’Insya Allah yang dari Ponorogo gelombangnya tidak bersamaan dengan yang terpapar itu,’’ ujarnya.

Pada acara di Surabaya itu, ada 18 peserta yang diberangkatkan dari Bumi Reyog. Perinciannya, lima pengawas dan 13 kepala sekolah. Cabdindik telah meminta dinas kesehatan setempat untuk me-rapid test mereka. ‘’Termasuk yang dari Magetan, alhamdulillah semua peserta nonreaktif,’’ klaim Eko.

Usai rapid test, mereka diminta isolasi mandiri 14 hari di rumah masing-masing. Eko memastikan mereka akan mengikuti rapid test kedua setelah masa isolasi berakhir. ‘’Setelah 14 hari akan di-rapid test lagi untuk memastikan kondisi mereka,’’ terangnya.

Menurut Eko, para pegawai cabdindik pun cemas. Sejak kabar dugaan munculnya klaster penularan Covid-19 dari acara tersebut menyeruak. Sampai saat ini mereka masih bekerja dari rumah. Pun meminimalkan interaksi dengan para pegawai yang ikut acara di Surabaya tersebut. ‘’Waswas juga. Sebisa mungkin saat ini mengurangi interaksi dengan mereka,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close