Madiun

Setahun, Lima Warga Manguharjo Jadi Mualaf

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Layanan bagi warga yang berniat menjadi mualaf tetap berjalan meski masih pandemi. Di lingkup kantor Kecamatan Manguharjo, misalnya, Selasa (10/8) digelar prosesi mualaf seorang warga.

Prosesi yang digelar di Masjid Al-Ihsan, Jalan Candi Sewu, Madiun Lor, itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Mulai mencuci tangan, pengecekan suhu dengan thermogun, memakai masker, hingga menjaga jarak satu meter.

Penyuluh fungsional agama Islam Kecamatan Manguharjo Siti Hamdanah menjelaskan, sebelum proses ikrar memeluk Islam dilaksanakan, calon mualaf terlebih dahulu berkonsultasi dengan pihak KUA. Selain itu, mengikuti proses bimbingan selama beberapa bulan.

‘’Tapi, kalau sudah menguasai beberapa syarat jadi mualaf, proses ikrar bisa segera dilaksanakan,’’ paparnya sembari menyebut setelah diproses ikrar pihaknya akan memantau perkembangan mualaf yang bersangkutan selama 3-4 tahun.

Siti menambahkan, dalam kurun setahun terakhir terdapat lima nonmuslim warga Kecamatan Manguharjo yang telah dimualafkan. ‘’Sebenarnya ada satu calon mualaf lagi yang belum diikrarkan. Tapi, saat ini orangnya sedang berada di Surabaya dan terkendala PPKM. Berkas sudah masuk ke kami,’’ ujarnya. (tr1/tr2/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button