Pacitan

Serangan Hama Wereng Paling Parah

PACITAN – Beragam cara yang ditempuh para petani padi di Desa Hadiluwih, Ngadirojo, Pacitan,untuk membasmi hama wereng nihil hasil. Puluhan hektare lahan tanaman padi mereka terus diserbu. Pun puluhan liter pestisida telah digunakan. ‘’Sudah beberapa pekan ini ada saja yang diserang,’’ kata Supeno, salah seorang petani setempat, kemarin (24/2).

Menurut dia serangan wereng sporadis atau berpindah-pindah setiap hari. Bila satu petak yang diserang berhasil dikendalikan, giliran petak lainnya diserbu. Total lahan yang diserang diperkirakan hampir mencapai 50 hektare. ‘’Ada banyak yang diserang, tapi minimal satu deret padi rusak,’’ ungkapnya.

Bahkan, hampir separo lahannya ludes. Kondisi tersebut membuatnya terancam gagal panen. Pasalnya, jika terserang wereng mau tak mau mesti membakar padinya. Bila pestisida tak manjur memeberantasnya. ‘’Sudah disemprot, tapi ada lagi mungkin obatnya kurang pas,’’ ungkapnya.

Warsito, petani lainnya, merasakan hal serupa. Tanaman padinyayang berusia 2,5 bulan nyarus habis. Beruntung, dengan penyemprotan rutin, sebagian berhasil diselamatkan. Meski dipastikan bakal merugi musim tanam ini. Pun harganya juga tak sebagus panen sebelumnya. ‘’Kalau bisa kembali modal saja sudah bersyukur,’’ bebernya.

Diamenyebut serangan wereng kali ini paling parah. Pada musim tanam sebelumnya bisa dikendalikan. Pun penyebarannya dapat diatasi dengan pestisida. Namun, saat ini sulit dibasmi. Sehingga, tak sedikit petani yang merugi. ‘’Ditinggal sehari saja kalau gak ketahuan sudah rusak padinya terserang wereng,’’ pungkasnya. (mg6/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button