Ngawi

Sepuluh Kecamatan di Ngawi Masuk Zona Merah Angin Kencang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Angin kencang terus mengancam sebagian wilayah Ngawi. Pihak BPBD mengimbau warga agar tetap mewaspadai potensi angin kencang, bahkan puting beliung, selama pancaroba.

Terbaru, angin kencang melanda Kecamatan Ngrambe, Jogorogo, Kendal, dan Widodaren pada Rabu lalu (4/12). Beberapa rumah warga dilaporkan rusak. Beruntung musibah itu tidak sampai menyebabkan korban jiwa.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Alfian Wihaji Sudono mengatakan, dampak angin kencang parah dirasakan oleh warga di Dusun Wotgaleh, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren. Sebuah gudang semipermanen ambruk diterpa gambul. Material bangunan menimpa dua sepeda motor. ‘’Laporan yang kami terima cuma satu bangunan itu yang roboh, sementara lainnya rusak ringan,’’ terangnya.

Sejumlah pohon tumbang dan atap rumah warga di Dusun Wonokerto, Desa Karanggupito, Kendal, juga hancur disapu angin kencang. ‘’Dari laporan masuk ada sekitar sembilan rumah warga yang rusak,’’ ungkap pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Kendati datangnya angin kencang dapat diprediksi, namun titik hempasannya sulit diprediksi. Yoyok menyebut kawasan Ngawi timur seperti Karangjati, Padas, Pangkur, Bringin, dan Kwadungan rawan terdampak.

Sementara di kawasan Ngawi barat angin kencang sering menerjang wilayah Widodaren dan Mantingan. Di sisi selatan, ada Jogorogo, Ngrambe, dan Paron yang potensial terdampak angin kencang. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button