Ponorogo

Sepekan Sekali, Keruk 30 Rit Sampah Sungai

PONOROGO, Jawa Pos Radar  Ponorogo – Tiap akhir pekan, dinas lingkungan hidup (DLH) Ponorogo gencar menormalisasi sungai. Tak kurang dari 30 rit dump truk yang dikeruk setiap Sabtu-Minggu. ‘’Menjelang musim hujan, pengerukan terus kami gencarkan,’’ terang Sapto Djatmiko, kepala DLH Ponorogo, Selasa (5/11).

Tumpukan sampah, lanjut Sapto, berpotensi menghambat aliran sungai dari hulu ke hilir. Sehingga rawan terjadinya banjir. Pengerukan dilakukan di sungai Gajah Mada, Tambak Kemangi, dan selokan sekitar kawasan alun-alun  sampai Jalan Soekarno Hatta. ”Dari itu semua yang terparah di aliran sungai Tambak Kemangi,” ungkapnya.

Sampah rumah tangga memadati volume sampah. Budaya membuang sampah di sungai sulit terhapus begitu saja. Termasuk sampah di jembatan Jalan Ki Ageng Kutu. Sepanjang musim kemarau, sungai tersebut mengering dan menyisakan sampah yang menumpuk. ‘’Paling banyak di bawah jembatan,’’ tegasnya.

Permasalahan sampah di sungai wilayah perkotaan memang menjadi sorotan. Terbukti saat banjir melanda sampai wilayah perkotaan, Maret lalu. Selama masyarakat belum membiasakan membuang sampah pada tempatnya, problem klasik itu sulit terentaskan. ‘’Kami minta masyarakat lebih sadar menjaga kebersihan dan lingkungan sungai di sekitarnya,’’ imbuh Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Ponorogo Setyo Budiono. (dil/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close