Madiun

Seorang Napi Lapas Madiun Jadi Buron, Kabur setelah Izin ke Toilet

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Seorang narapidana Lapas Kelas I Madiun kabur. Dia adalah Peprianto asal Desa Tanjung, Kecamatan Bendo, Magetan. Napi dengan perkara pencurian disertai kekerasan itu diketahui kabur dari lapas pada 27 Juli lalu.

Kejadian bermula ketika Peprianto meminta izin kepada petugas sipir untuk izin buang air ke toilet. Namun, ditunggu hingga 10 menit, si napi tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Saat dicek, toilet dalam keadaan kosong. Dia diperkirakan kabur lewat pintu di sisi utara yang berjarak kurang dari 10 meter dari toilet tersebut.

Pun, napi yang memiliki ciri khusus tato di lengan kiri itu kini tengah diburu petugas. ‘’Kami koordinasi dengan kepolisian untuk menangkap kembali Peprianto,’’ kata Kasi Registrasi Lapas Kelas I Madiun Widha Indra Kusuma Wijaya, Senin (2/8).

Awalnya pihaknya mempekerjakan Peprianto dan seorang napi lainnya untuk bersih-bersih halaman luar lapas. ‘’Pukul 07.00 keduanya mulai menjalankan tugas,’’ ujarnya sembari menyebut bahwa saat bekerja kedua napi itu diawasi dua orang petugas.

Dua jam berselang, kedua napi menyelesaikan tugasnya bersih-bersih. Nah, saat hendak kembali ke dalam, Peprianto izin ke toilet di utara kantor pelayanan terpadu yang bersebelahan dengan koperasi dan pintu sisi utara. Belakangan diketahui bahwa itu hanya akal bulus Peprianto untuk kabur dari lapas. ‘’Kalapas (kepala lapas, Red) juga terjun langsung ke lapangan saat misi pencarian,’’ sebutnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button