Magetan

Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Pasar Dieng, Gunung Lawu

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Temuan jasad yang membusuk di seputar Pasar Dieng, Gunung Lawu, Rabu lalu (8/9) mengundang tanda tanya sejumlah pihak. Karena pada saat itu jalur Cemoro Sewu masih ditutup. ‘’Korban bernama Kaderi. Langsung kami serahkan ke pihak keluarga di Gonggang, Poncol. Kami pastikan yang bersangkutan bukan pendaki,’’ kata Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Ds Puguh Yudhi Prasetyawan, Kamis (9/9).

Kaderi bekerja sebagai porter atau buruh angkut di Gunung Lawu. Sebelum ditemukan tewas Rabu, kakek 70 tahun itu pamit kepada keluarganya 25 Agustus lalu. Kaderi mengaku hendak mengantar kebutuhan logistik untuk Warung Mbok Yem di puncak Gunung Lawu.

Namun, hingga beberapa hari Kaderi tak kunjung kembali. Pihak keluarga lantas melakukan pencarian. Sang anak akhirnya menemukan jasad Kaderi pada Rabu siang. ‘’Kami menerima laporan telah ditemukan pada Rabu siang. Langsung kami persiapkan upaya evakuasi,’’ terang Puguh.

Kaderi mengantar logistik ke puncak lantaran Warung Mbok Yem sudah buka. Pasalnya, kendati jalur Cemoro Sewu masih ditutup, dua jalur pendakian lain melalui Cemoro Kandang dan Candi Cetho sudah dibuka. Wajar bila sudah ada aktivitas di kawasan puncak. ‘’Di atas memang sudah ada aktivitas. Karena dua jalur pendakian melalui Jawa Tengah sudah dibuka,’’ jelas Puguh. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button