Ponorogo

Seorang Anggota Positif Covid-19, DPRD Ponorogo Di-Lockdown

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Gedung DPRD Ponorogo di-lockdown mulai Rabu (9/9). Setelah salah seorang anggota terkonfirmasi Covid-19, Selasa (8/9). Seluruh anggota dan pegawai sekretariat diminta isolasi mandiri. ‘’Tak perlu sebut nama, salah seorang anggota dewan positif,’’ kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto.

Kronologinya, Jumat (4/9), 44 dari 45 anggota DPRD menjalani rapid test rutin. Hasilnya, seorang anggota reaktif. Hari itu juga, anggota yang reaktif tersebut diminta uji swab. Hasil uji swab positif diterima Selasa (8/9). ‘’Pelaksanaan rapid test memang sudah diprogramkan rutin,’’ ujarnya.

Sumber penularannya belum diketahui. Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo masih melakukan pelacakan. Keluarga anggota DPRD yang positif juga sudah menjalani uji swab. Hanya, hasilnya belum keluar. ‘’Rumah anggota yang positif juga didisinfeksi,’’ jelasnya.

Sunarto pun memutuskan gedung DPRD di-lockdown. Sebanyak 43 dari 45 anggota DPRD diminta uji swab. Secara bergelombang, selama dua hari. Mulai kemarin juga diminta isolasi mandiri. ‘’Kantor DPRD kami lockdown sambil menunggu hasil swab. Saya isolasi mandiri di sekitar Jalan Suromenggolo. Ada enam orang yang isolasi mandiri di sini, termasuk anggota DPRD, ajudan, dan sopir,’’ bebernya.

Selagi gedung dewan ditutup, satgas melakukan disinfeksi seluruh area tersebut. Selain anggota, pegawai sekretariat DPRD juga isolasi mandiri dan bekerja dari rumah. Pegawai sekretariat juga akan menjalani rapid test masal. Jika ada yang reaktif, akan ditindaklanjuti dengan uji swab. ‘’Berbagai langkah kami lakukan untuk memberi contoh mematuhi protokol kesehatan,’’ klaim Sunarto. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close