Ngawi

Sensasi Melayang di Atas Kebun Teh

Ratusan Atlet Bakal Ramaikan Festival Paralayang di Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ratusan atlet paralayang dari berbagai daerah di tanah air bakal beradu skill dalam Festival Paralayang Liga Jatim Seri I Piala Bupati Ngawi Open 2020. ‘’Ini event paralayang pertama di Ngawi. Total pesertanya 125 atlet,’’ kata Ketua Persatuan Gantole Paralayang Indonesia (PGPI) Ngawi Daniel Dwi Yanto Minggu (2/2).

Daniel menyebut, peserta tidak hanya berasal dari wilayah Madiun Raya. Namun juga datang dari daerah lain seperti Blitar, Kediri, dan Malang. ‘’Bahkan, ada yang dari Papua,’’ ungkapnya sembari menyebut festival paralayang itu bakal digelar 14-16 Februari mendatang.

Dia mengatakan, kompetisi ini menjanjikan sensasi berbeda lantaran digelar di atas hamparan kebun teh. Tepatnya kawasan Gunung Gede, Desa Wonosari, Kecamatan Sine. ‘’Indahnya pemandangan bukit dan perkebunan teh menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun para penonton,’’ ujarnya.

Daniel menambahkan, angin di sekitar lokasi tersebut terbilang bersahabat sehingga cocok bagi atlet senior maupun pemula. ‘’Tempat itu sudah kami observasi pada Juni tahun lalu. Pihak pemerintah desa dan perkebunan teh Jamus pun mendukung untuk venue kompetisi paralayang profesional,’’ bebernya.

Meski kompetisi masih dua pekan lagi, sejumlah atlet asal luar daerah seperti Ponorogo dan Tuban Minggu (2/2) datang untuk beradaptasi dengan medan lomba. ‘’Seperti itu lumrah dilakukan atlet sebelum bertanding,’’ tuturnya.

Fery Saputra, atlet paralayang asal Blitar, mengaku terkesan dengan lokasi lomba di atas hamparan kebun teh. ‘’Tempatnya indah, anginnya juga bersahabat,’’ ujarnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close