Pacitan

Semua Objek Wisata di Pacitan Lockdown hingga Pekan Depan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Sempat galau, Pemkab Pacitan akhirnya resmi menutup seluruh objek wisata di Kota 1.001 Gua. Sah berlaku mulai hari ini (23/3) hingga Selasa pekan depan (31/3). Keputusan tersebut diambil setelah jumlah orang dengan risiko (ODR) korona dan orang dalam pantauan (ODP) terus meningkat di Pacitan.

Apalagi setelah Pemprov Jawa Timur menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) korona. ‘’Surat edaran akan kami terbitkan mulai Senin ke semua pengelola objek wisata tanpa terkecuali,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan Andi T. Faliandra Minggu (22/3).

Penutupan berlaku bagi objek wisata yang dikelola pemerintah desa maupun swasta. Mereka wajib berhenti beroperasi sementara waktu. Meski ditarget kembali buka awal bulan mendatang, namun tak menutup kemungkinan bisa diperpanjang. Terlebih, jika penularan virus Covid-19 tak kunjung reda. ‘’Kami ikuti perkembangannya, tentu akan kami evaluasi kelak. Jika dirasa perlu, kami tambah,’’ ujarnya.

Penutupan, sebut Andi, adalah mutlak. Pun tak ada toleransi bagi pengunjung yang hendak masuk objek wisata. Meskipun dari luar kota. Sebab, saat penutupan berlangsung, gerbang pelayanan tiket semua objek wisata juga tutup. Sehingga, tak ada asuransi bagi pengunjung yang nekat menerobos masuk. ‘’Kami akan share terus pengumuman ini, agar masyarakat tahu dan tidak kecilik,’’ jelasnya.

Terkait dampak ekonomi memang tidak bisa dihindari. Terutama bagi masyarakat yang mengandalkan penghasilan dari sektor pariwisata. Namun, beberapa hari sebelumnya sosialisasi kemungkinan penutupan tersebut telah dilakukan. Untuk sementara, masyarakat lokal diminta alih profesi. ‘’Warga yang menggantungkan diri pada objek wisata akan sedikit kesulitan. Kami arahkan opsi pekerjaan lain,’’ ungkap Andi sembari berharap kondisi bakal segera normal.

Andi menyebut bahwa pengelola objek wisata maklum dengan keputusan ini. Di Gua Gong, misalnya, Sabtu lalu (21/3) para pedagang dan pengelola telah siap lockdown­. Bahkan, mereka sudah tak menerima kunjungan wisatawan. Pun, para pedagang menutup toko dan kios masing-masing. ‘’Sementara di Pantai Klayar, Sabtu lalu (21/3) masih ada 41 pengunjung,’’ sebutnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button