Mejayan

Sembilan Tokoh Madiun Divaksin Perdana

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Vaksinasi akbar Covid-19 di Kabupaten Madiun kickoff Rabu (27/1). Lengan para anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan perwakilan sejumlah tokoh masyarakat menjadi yang pertama disuntik vaksin virus korona. ”Setelah vaksinasi perdana ini akan diikuti oleh seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Madiun,” kata Bupati Madiun Ahmad Dawami.

Vaksinasi digelar di Pendapa Ronggo Djumeno sekitar pukul 10.00 kemarin. Kaji Mbing –sapaan bupati– menjadi yang pertama disuntik sekitar pukul 10.47. Diikuti jajaran forkopimda dan perwakilan sejumlah kalangan. Total vaksinasi perdana diikuti sembilan orang. Seluruhnya laki-laki. ‘’Peluncuran vaksinasi diikuti forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,’’ ujarnya.

Para pejabat tak langsung bersantai usai disuntik vaksin Sinovac. Mereka harus menuju ruang observasi dan diminta menunggu sekitar 30 menit. Berjaga jika muncul efek samping. ‘’Setelah divaksin, yang kami rasakan seperti disuntik biasa. Karena ukuran jarum suntik lebih kecil, jadi tidak terasa sakit,’’ tutur Kaji Mbing.

Mulai kemarin vaksin sudah disalurkan ke puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Madiun. Para nakes akan disuntik pada gelombang pertama vaksinasi. Bupati dan seluruh sasaran vaksinasi disuntik dua kali. Selang waktunya 14 hari terhitung sejak vaksinasi pertama. ‘’Masyarakat tidak perlu takut. Karena vaksinasi ini sudah dipikirkan dengan matang oleh para ahli. Yang penting harus sehat saat vaksinasi,’’ terangnya.

Vaksin untuk Kaji Mbing disuntikkan oleh dr Anies Djaka. Dokter di Puskesmas Jetis, Dagangan, itu memilih lengan kiri bupati sebagai tempat menancapkan jarum suntik secara intramuskuler. Rupanya, pemilihan lengan kiri merupakan kebijakan satu negara. ‘’Agar semua ingat kalau vaksin ini ada di lengan kiri. Pertimbangan lainnya, karena kebanyakan dari kita dominan tangan kanan. Selain itu, antisipasi terhadap efek lanjutan jika di lengan kanan,’’ jelas Anies. (den/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button