Madiun

Sembilan Siswa SD-SMP dan Seorang Guru Positif Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rapid test (RT) antigen massal gratis yang difasilitasi Pemkot Madiun telah menyasar 20 ribu jiwa. Hasilnya, ditemukan 26 kasus konfirmasi. Sembilan di antaranya siswa SD dan SMP, serta seorang guru SMP saat skrining kesehatan sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Perinciannya, empat siswa SD terkonfirmasi dari total 13 ribu sasaran, lima siswa SMP terkonfirmasi dari total 9.538 sasaran. ‘’Skrining terbukti mengantisipasi sebaran kasus Covid-19 di sekolah. Setelah ketahuan, tidak boleh masuk. Sekolahnya di rumah sakit dulu. Yang sehat tetap masuk sekolah,’’ kata Wali Kota Maidi, Minggu (3/10).

Maidi memastikan PTM terbatas tetap berjalan. Hasil temuan itu telah ditindaklanjuti dinas terkait. Dari hasil tracing, tak ada satu pun orang tua yang terkonfirmasi Covid-19. ‘’Ternyata orang tua yang di-tracing antigen tidak ada yang positif (terkonfirmasi, Red),’’ ujarnya.

RT antigen tidak hanya digelar sekali sebelum PTM terbatas. Namun, bakal menyasar seluruh siswa yang telah melangsungkan pembelajaran di luar jaringan (luring) tersebut. Langkah itu untuk memastikan kondisi kesehatan warga sekolah. Mulai siswa, guru, dan tenaga kependidikan. ‘’Nanti diantigen lagi. Jadi, benar-benar terprogram, tidak grusa-grusu,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button