Magetan

Seluruh Pasien Tertangani, Tingkat Kesembuhan Tinggi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Karas saat ini menjadi desa kedua di Magetan dengan jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak setelah Temboro. Ada enam warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih menjalani masa perawatan. ‘’Semuanya dari klaster Temboro,’’ kata Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Magetan Saif Muchlissun.

Dijelaskan Muchlis, para pasien dari Jungke tersebut merupakan ustad dan jamaah di Ponpes Al Fatah, Temboro. Sehingga, mereka berinteraksi dengan para santri yang ternyata terpapar virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, tersebut. Akan tetapi, semua pasien itu sudah mendapatkan penanganan dari tim gugus tugas. Pun, dengan lingkungan sekitar rumah pasien sudah dilakukan pembatasan. ‘’Sudah kami tangani,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan itu menambahkan, saat ini masih ada 29 pasien positif yang mendapatkan perawatan dengan jumlah total pasien terkonfirmasi sebanyak 72. Dari total pasien, 40 pasien sudah dinyatakan sembuh. Hal itu menandakan tingkat kesembuhan Covid-19 tinggi, karena hanya tiga pasien yang dinyatakan meninggal dunia. ‘’Itu kan karena ada penyakit penyerta,’’ jelasnya.

Muchlis tak ambil pusing dengan penambahan-penambahan pasien positif Covid-19 di Magetan. Tim gugus tugas sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengendalikan penyebaran virus. Mulai memulangkan santri di semua ponpes, menutup tempat wisata, hingga menjaga perbatasan agar tak ada warga luar daerah masuk, termasuk pemudik Lebaran. ‘’Penambahan pasien tidak apa-apa. Yang penting, pasien tetap kami tangani,’’ katanya.

Pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) juga tetap diatensi. Baik PDP maupun ODP di Magetan, kini juga mengalami penurunan karena semakin banyaknya pasien yang sembuh. Kendati demikian, Muchlis meminta masyarakat untuk tidak lengah dan mengabaikan semua protokol kesehatan. ‘’Mari kita biasakan hidup degan kenormalan baru ini,’’ pungkasnya. (bel/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close