Madiun

Selamat Tinggal Zona Merah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun resmi ditetapkan sebagai zona kuning. Perubahan zonasi persebaran Covid-19 dari sebelumnya merah itu langsung ditetapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Paranwasa. Mendasar nihilnya penambahan kasus baru dalam sepekan terakhir.

Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah menilai penurunan status dari zona merah ke kuning tidak lepas dari peran serta masyarakat. Pelabelan status zona kuning ini menandakan risiko persebaran virus korona di kota ini rendah. ‘’Lega tapi tetap waspada,’’ kata Aflah.

Menurut dia, masyarakat sudah mulai sadar menerapkan protokol kesehatan di berbagai aspek. Pemkot pun terus mendorong peningkatan kesadaran menyongsong tatanan hidup baru tersebut. Agar zonasi berubah ke hijau, TGTPP bakal meningkatkan optimalisasi posko Covid-19 di setiap RT dan kelurahan bersama tiga pilar. ‘’Perubahan status dari merah ke kuning tak malah menjadikan longgar,’’ ungkapnya.

Tim gugus tugas tetap menerapkan perubahan akses masuk kota agar seluruhnya termonitor. Termasuk akses ke tempat umum, seperti pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional. ‘’Paling penting menjaga kesadaran warga agar senantiasa menjaga komitmen bersama menghadapi pandemi ini,’’ tuturnya.

Selain Kota Madiun, tiga daerah lainnya di Jatim juga berstatus zona kuning, yakni Ngawi, Lumajang, dan Kota Blitar. Adapun 18 zona oranye meliputi Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Madiun, Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung. Kemudian 16 daerah lainnya tetap zona merah meliputi Magetan, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Bojonegoro. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close