Madiun

Selamat Menikmati Konstruksi Setengah Jadi

MADIUN – Pemudik bakal menikmati konstruksi yang setengah jadi kala melintas Jalan Raya Madiun–Surabaya ruas Desa Bagi hingga Nglames, Madiun. Sebab, jalan yang dilebarkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur itu masih menyisakan satu lapisan aspal. Langkah itu demi mencapai target tuntas pelebaran 2,3 kilometer dari 3,3 kilometer panjang jalan yang dilebarkan sebelum Lebaran, Juni mendatang. ‘’Kami sisakan pekerjaan satu lapisan yang akan dilanjutkan usai Lebaran,‘’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 BBPJN VIII Jatim Zulkifli Arif kemarin (1/5).

Arif menyebut, ada tiga lapisan untuk ruas jalan nasional yang dilebarkan dari awalnya 7 meter menjadi 11,5 meter. Pertama, lapisan fondasi atau base course, lalu asphalt concrete–binder course (AC-BC), dan paling atas asphalt concrete-wearing course (AC-WC). Untuk pengerjaan pelapisan yang disebut terakhir, terpaksa harus ditinggalkan dulu karena tenggat waktunya tidak mencukupi. Pihaknya menarget pekerjaan rekanan sudah berhenti pada H-10 Lebaran. Sekaligus ruas jalan yang telah dilebarkan bisa digunakan para pengguna jalan. ‘’Jadi saat ini kami kebut dulu fondasi dan lapisan AC-BC-nya,’’ ujarnya.

Jalan hasil pelebaran kelak diklaim layak untuk dilewati kendaraan kendati konstruksinya belum sempurna. Lantaran AC-BC merupakan lapisan struktural yang memiliki ketebalan dan kekuatan untuk mengurangi tegangan atau regangan beban lalu lintas. Sedangkan AC-WC yang berada di atasnya berfungsi sebagai lapisan aus. Sifatnya non-struktural yang bertujuan menambah masa perkerasan dan memperhalus lapisan. BBPJN juga bakal membuat markah sementara sebagai penanda lajur bagi pengguna jalan. ‘’Kami pastikan aman dilewati kendaraan,’’ ucapnya kepada Radar Caruban.

Arif menyebut, capaian pelebaran jalan yang masih berfokus pelapisan fondasi sekitar 25 persen per pekan terakhir April. Meningkat sekitar 15 persen dari awal bulan lalu di kisaran 10 persen. Progres proyek senilai Rp 21,9 miliar itu bukan sebuah keterlambatan. Meski tempo waktu tersisa kurang dari sebulan. Sebaliknya, persentase tersebut malah di luar dugaan karena target sebelum berganti bulan adalah 12,5 persen. Alasannya, penuntasan pelapisan base course sengaja difokuskan di sisi barat jalan. ‘’Bila sudah beres, giliran sisi timur jalan,’’ ujarnya.

PPK 2.2 memasang target pelapisan fondasi selesai 10 hari ke depan. Sedangkan AC-BC diperkirakan bisa tuntas dalam sepekan. Dengan demikian, waktu masih mencukupi. Rekanan pelaksana pun belum didesak untuk melaksanakan kerja lembur. ‘’Sejauh ini masih on the track,’’ kata mantan PPK jalan nasional ruas Tanjung Bumi-Pamekasan-Sumenep, Madura tersebut.

Arif menyebut, jumlah gang yang terlampau banyak di sepanjang ruas menjadi kendala lapangan. Karena tidak ingin mengganggu keluar-masuknya kendaraan, titik-titik tersebut ditinggal terlebih dulu. ‘’Secara umum bukan masalah berarti. Bisa disusulkan nanti kalau semuanya sudah selesai,’’ pungkasnya. (cor/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close