Ngawi

Selama Pandemi, 260 Anak di Ngawi Positif Covid-19

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Risiko anak tertular Covid-19 setara orang dewasa. Dinas kesehatan (dinkes) mencatat 260 anak di bawah usia 16 tahun di Ngawi sempat terpapar virus korona. Jumlah itu terhitung sejak virus mewabah Maret tahun lalu hingga Senin (12/7). Persentasenya 6,4 persen dari total kumulatif 4.082 kasus positif. ‘’Kebanyakan tanpa gejala,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fahrudin, Selasa (13/7).

Heri membeberkan dua faktor penyebab 260 anak terpapar virus korona. Selain karena tertular dari orang tua, juga aktivitas sang anak di luar rumah. Dalam kasus penularan di lingkungan keluarga, anak terpapar dari ayah atau ibunya. Orang tua punya mobilitas bekerja atau belanja. ‘’Kalau dari anak sendiri, penyebabnya bermain atau aktivitas lain di luar rumah,’’ ujarnya.

Ratusan jumlah penderita dan musabab penularan mengindikasikan perlindungan anak terhadap Covid-19 masih lemah. Heri menyebut, potensi pelajar SD dan SMP tertular virus tetap tinggi. Sekalipun anak seusia enam hingga 16 tahun tersebut melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) alias daring. ‘’Proteksi anak harus ganda. Baik di dalam maupun di luar rumah, protokol kesehatan harus dijaga baik,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button