Magetan

Sekolahan Jadi Tempat Karantina hingga Larang Kabar Duka Diumumkan via Pengeras Suara

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Sejumlah aturan baru diterbitkan selama PPKM Level 4 di Magetan. Misalnya penambahan tempat isolasi mandiri (isoman) terpusat di tiap kecamatan serta penyesuaian aktivitas di tempat ibadah.

Penambahan fasilitas isoman menggunakan gedung SD yang tidak terpakai. Di Ngariboyo, satgas kecamatan setempat berencana menggunakan SDN Mojopurno sebagai tempat karantina warganya yang terpapar korona. ‘’Kami berencana memakai dua ruang kelas,’’ kata Camat Ngariboyo Kuswinardi, Kamis (5/8).

Kuswinardi telah meninjau kesiapan fasilitas di SDN Mojopurno sebelum dipermak menjadi tempat isoman terpusat. Gedung sekolah itu dipilih karena dekat dengan Puskesmas Ngariboyo dan RSUD dr Sayidiman.

Selain penambahan fasilitas karantina, aktivitas di tempat ibadah juga disesuaikan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Cahaya Wijaya mengatakan, kegiatan ibadah dan keagamaan di seluruh tempat ibadah ditiadakan. Tempat ibadah juga tidak diperkenankan mengumumkan kematian melalui pengeras suara. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button