Magetan

Sekeluarga Tewas, 28 Orang Kena Tracing

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tenaga kesehatan (nakes) dengan alat pelindung diri (APD) lengkap mendatangi rumah-rumah warga Pojoksari, Sukomoro, dua hari terakhir. Mereka melakukan tracing atau pelacakan terhadap 28 warga setempat buntut sekeluarga meninggal akibat Covid-19 di desa tersebut. ‘’Semua dinyatakan negatif,’’ klaim Kepala Desa (Kades) Pojoksari Edi Mulyono, Selasa (22/6).

Pelacakan kontak terhadap puluhan warga Pojoksari itu imbas dari tiga warga setempat yang meninggal akibat korona. Mereka satu keluarga. Dimulai dari sang ibu, kemudian ayah, dan terakhir anaknya. Ketiganya meninggal hanya berjarak sekitar 14 hari. ‘’Dari situ banyak warga yang kemudian dilacak. Tapi syukur tidak ada yang positif,’’ ujarnya.

Geta Arahma Phuri, salah seorang petugas tracing Puskesmas Sukomoro, menyebut ada enam orang yang diminta menjalani tes polymerase chain reaction (PCR). Kendati dinyatakan negatif, mereka tetap diminta isolasi mandiri. ‘’Jumlah kasus masih terus meningkat. Kami berharap warga lebih waspada dan taat protokol kesehatan,’’ kata dokter yang juga bertugas di Palang Merah Indonesia (PMI) Magetan itu. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button