Madiun

Sejumlah Satwa Koleksi Madiun Umbul Square Beranak Pinak

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Spirit survive di masa pandemi Madiun Umbul Square (MUS) layak dijadikan inspirasi. Terutama dalam menjaga agar satwa tetap bertahan hidup di tengah kondisi yang susah bersamaan merebaknya pandemi korona.

Sejumlah satwa koleksi MUS justru beranak pinak saat pandemi. Di antaranya, landak Jawa. Jenis hewan itu bertambah dari semula tiga menjadi tujuh ekor. Pun, rusa tutul yang awalnya lima ekor kini menjadi delapan. ‘’Berkat usaha dan kepedulian dari berbagai pihak, fungsi MUS sebagai lembaga konservasi satwa masih berjalan dengan baik,’’ kata Direktur MUS Afri Handoko, Senin (2/8).

Selama pandemi, satwa di MUS tetap mendapatkan pakan harian melalui berbagai cara. Salah satunya hasil donasi lembaga, komunitas, maupun perorangan. ‘’Sebenarnya malu open donasi. Tapi, bagaimana lagi. Sebelumnya kami bisa on the road di ruang publik, tapi dalam PPKM darurat maupun level 4 tidak bisa,’’ ujarnya.

Diakuinya, kondisi keuangan MUS sejak pandemi Covid-19 melanda kembang kempis. Imbasnya, sedikitnya 35 karyawan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) terpaksa dirumahkan. ‘’Pandemi ini juga berakibat gaji yang diterima puluhan karyawan yang masih ada, juga tidak penuh seperti biasanya,’’ ungkapnya.

Ditanya soal PPKM level 4 yang berakhir hari ini, Afri tak berkomentar banyak. Dia hanya berharap ada kelonggaran pembukaan tempat wisata. ‘’Paling tidak diperbolehkan buka dengan pembatasan tertentu,’’ tuturnya. ‘’Jika beberapa sektor lain ada pelonggaran, mestinya wisata juga dapat,’’ imbuhnya.

Sekadar diketahui, satu tahun lebih MUS tutup seiring merebaknya wabah Covid-19. Selama itu pula pemasukan dari penjualan tiket masuk nihil. Sementara, ratusan satwa tetap membutuhkan pakan demi keberlangsungan hidupnya. ‘’Harus banyak ikhtiar agar satwa-satwa tetap hidup,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button