Ponorogo

Sehari Tambah 15, Total 97 Kasus Positif di Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Jumlah kasus Covid-19 di Ponorogo nyaris menyentuh tiga digit. Rabu (15/7) dalam sehari bertambah 15 kasus baru. Total kasus positif korona jadi 97. ‘’Dari tambahan kasus baru itu, 11 di antaranya santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 2,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Ipong menjelaskan, 1.363 orang di PMDG 2 telah di-rapid test. Hasilnya, 60 orang reaktif. Sebanyak 93 orang di PMDG 2 juga telah menjalani tes polymerase chain reaction (PCR). ‘’Hari ini (kemarin, Red) rapid test dilanjutkan, sehingga semua santri dan pengasuh dapat dites semua,’’ ujar bupati.

Meski begitu, ada kabar baik juga dari PMDG 2. Dari 11 pasien positif di Ponorogo yang dinyatakan sembuh kemarin, 10 adalah santri yang dirawat di RS Darurat Indrapura Surabaya. Kendati baru beberapa hari dipindah dari Ponorogo ke Surabaya.

Sedangkan empat tambahan kasus positif lain, pertama, laki-laki 30 tahun, warga Gontor, Mlarak, yang baru datang dari Kalimantan. Kedua, perempuan 34 tahun asal Jurug, Sooko, yang pulang dari Surabaya karena sakit tifus. Ketiga, laki-laki 55 tahun warga Mangkujayan, Ponorogo, hasil tracing kasus 79. Keempat, perempuan 42 tahun asal Wilangan, Sambit, periksa mandiri ke rumah sakit karena suaminya sering pergi-pulang Ponorogo-Surabaya.

‘’Saat ini masih ada lebih dari 400 spesimen yang telah dikirimkan dan belum diperiksa laboratorium pemerintah di Surabaya, karena tingginya kasus. Artinya, lonjakan kasus masih berpotensi terjadi di Ponorogo,’’ jelas Ipong.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PMDG Mohammad Adib Fuadi Nuriz mengatakan, 60 orang yang reaktif rapid test kini diisolasi di Hotel Wisma Darussalam Gontor. Dari 60 orang tersebut, 11 berangkat ke Surabaya lantaran terkonfirmasi positif. Sisa 49 orang.

Di sisi lain, 10 santri yang baru dua hari dirawat di Surabaya per kemarin sudah boleh pulang. ‘’Kuncinya meningkatkan imun. Dengan pemenuhan gizi dan olahraga. Wali santri tidak ada yang khawatir karena kami komunikatif, terbuka pada media,’’ ujar Adib. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close