Madiun

Sehari Sebelum Kejadian, Korban Sempat Keluar dari WAG

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tanda-tanda kepergian Rahmania Ekananda, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebenarnya telah muncul sejak Jumat lalu (8/1). Sehari sebelum kejadian nahas itu, istri dari Akhmad Khaidir tersebut sempat keluar dari WhatsApp Group (WAG) warga lingkungan perumahan Royal Orchid Residence.

Hal itu diungkapkan oleh Nanik Suhono, warga setempat. Dia awalnya sempat tidak menduga kalau Rahmania beserta kedua anaknya, Fazia Ammara dan Fathima Ashalina berikut Dinda Amalia (baby sitter) menjadi korban kecelakaan pesawat bernomor penerbangan SJ 182 tersebut.

Dia baru mengetahuinya ketika melihat daftar manifest pesawat dengan penerbangan Jakarta-Pontianak itu. ‘’Tangan saya terasa gemetar ketika mendapati nama Rahmania ternyata tercatat pada kursi nomor 45, dan kedua anaknya di kursi 47-48. Serta pengasuhnya di nomor kursi 46,’’ terang Nanik.

Nanik menerangkan Rahmania merupakan istri Kadislog Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Kolonel Tek Akhmad Khaidir. Mereka tinggal di perumahan sejak 2011. Juga, ber-KTP Kota Madiun ketika suami bertugas di Lanud Iswahjudi. Beberapa sumber menyebut bahwa Khaidir yang kelahiran Kebumen, 20 September 1974, itu pernah menjabat sebagai kepala SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjudi. ‘’Saya dan keluarga Rahmania hampir bersamaan tinggal di perumahan ini,’’ ungkap tetangga samping rumah korban itu. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button