Madiun

Sehari Musnahkan Tiga Sarang Tawon

Jenis Tawon Predator yang Bisa Mematikan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Laporan gangguan tawon tak henti diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun maupun Satpol PP Kota Madiun. ‘’Dalam sehari ini  sudah menangani tiga laporan di lokasi berbeda,’’ kata Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Madiun Anang Dwi Sulistianto Rabu (15/1).

Permintaan bantuan pemusnahan sarang tawon itu dari Kelurahan Josenan, Pilangbango, dan Banjarejo. Proses pemusnahan paling sulit dan butuh waktu cukup lama di Banjarejo. Tepatnya di rumah Salam, Jalan Koperasi Gang I. Sebab, posisi sarang tawon menempel genting. ‘’Butuh waktu satu jam,’’ ungkapnya.

Apalagi, sarang tawon bernama latin Vespa affinis itu menempel di kayu lapuk yang mudah terbakar. Sehingga, para petugas BPBD maupun damkar harus ekstrahati-hati agar upaya pemusnahan dengan teknik membakar itu tidak mengakibatkan kebakaran. ‘’Sarang tawon cukup besar, seukuran galon. Penghuninya juga sangat banyak,’’ sebutnya.

Lina selaku pelapor khawatir karena sarang tawon berdekatan dengan tempatnya mengajar. Yakni, PAUD Mutiara Plus. ‘’Di sini banyak anak-anak dan orang tua yang menunggu. Kami khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,’’ ujarnya.

Hingga pertengahan Januari ini, BPBD Kota Madiun telah memusnahan tujuh sarang tawon Vespa. Tawon ini merupakan jenis predator. Bukan lebah madu. Sengatan serangga yang hidup berkelompok ini amat berbahaya. Bahkan, bisa menyebabkan kematian.

Namun, jika hanya tersengat satu atau dua ekor akan mengakibatkan alergi dengan gejala bengkak. ‘’Jika menyerang secara berkelompok, akan mengakibatkan anafilaksis atau alergi berat yang dapat berujung pada kematian,’’ tutur Sukarno, relawan BPBD Kota Madiun. (mg3/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close