Magetan

Sedimentasi Kali Ulo Parah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Banjir mengintai warga pesisir Kali Ulo seiring datangnya musim penghujan. Namun, antisipasi masyarakat menghadapi bencana hidrometeorologi itu masih rendah. Seperti lemahnya respons masyarakat, khususnya di Desa Jajar, Kartoharjo, dalam melakukan normalisasi sungai.

Kepala Desa Jajar Eko Suprayitno mengungkapkan, kedalaman Kali Ulo sebelumnya mencapai tujuh meter. Namun, saat ini terjadi pendangkalan karena terdampak sedimentasi tanah. ‘’Kedalamannya sekarang tinggal sekitar empat meter,’’ sebutnya Rabu (27/11).

Pihaknya mengaku sudah mengajukan normalisasi sungai ke pihak BBWS Bengawan Solo. Tapi, sampai saat ini usulan tersebut belum mendapat respons. ‘’Empat bulan lalu ada sosialisasi dari pemkab. Tapi sebatas sosialisasi siaga banjir,’’ ujarnya.

Eko mengaku forum desa tanggap bencana wilayah sungai yang sempat dibentuk sudah tidak aktif sekarang. Kendati begitu, pihaknya bakal berupaya menghidupkan kembali forum tersebut demi upaya mitigasi banjir. ‘’Kali ini belum kami koordinasikan. Tapi, secepatnya bisa kembali diaktifkan,’’ kata Eko. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button