Madiun

Sedang Hamil, 138 Guru Tidak Divaksin

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Persiapan menuju pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Madiun mulai 12 Juli mendatang terus dilakukan. Ratusan sekolah saat ini tengah divisitasi terkait kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) maupun komponen lainnya. Namun, di sisi lain, ratusan guru dan tenaga kependidikan belum mendapat vaksin antikorona.

‘’Total yang belum vaksin di lingkup dinas kami sejumlah 681 orang,’’ kata Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Sukesi, Jumat (11/6).

Ratusan guru dan tenaga kependidikan yang belum tervaksin itu berasal dari berbagai tingkatan pendidikan. Perinciannya, 119 orang jenjang kelompok belajar (KB), TK (104), SD (335), SMP (87), dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) ada 36. ‘’Mereka belum bisa divaksin karena berbagai penyebab seperti sedang hamil, sakit, dan tensi tinggi saat pelaksanaan vaksinasi sebelumnya sehingga ditunda,’’ paparnya.

Kesi mengatakan, ratusan guru dan tenaga pendidikan itu dijadwalkan mendapat vaksinasi pada 14-15 Juni mendatang. Namun, sebagian dipastikan tetap tidak bisa divaksin lantaran sedang berbadan dua. ‘’Sesuai pendataan, ada 138 orang yang sedang hamil. Jadi, tidak bisa ikut vaksin,’’ sebutnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button