Madiun

Sebelum Reopening, THM Dimonitoring

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah pengunjung XQ Lounge terkaget-kaget ketika mendapati tim Pendekar Waras menyambangi tempat hiburan malam (THM) tersebut Sabtu lalu (18/7). Kedatangan mereka tidak terduga. Apalagi saat para penegak disiplin protokol kesehatan itu menanyakan satu per satu identintas pengunjung.

Mereka yang kedapatan ber-KTP luar Kota Madiun langsung diminta menjalani rapid test di tempat. Dari tujuh pengunjung yang ada malam itu, hanya empat yang dilakukan tes cepat. Satu perempuan dan tiga laki-laki. ‘’Hasilnya semua nonreaktif,’’ kata Ketua Tim Pelaksana Pendekar Waras Ahsan Sri Hasto.

Rapid test dadakan tersebut memang sengaja dilakukan. Tujuannya memastikan warga luar daerah yang kebetulan datang ke Kota Madiun tidak membawa virus korona. ‘’Semua demi mengamankan dan mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Madiun,’’ ujar Plt asisten administrasi umum sekkota tersebut.

Operasi penegakan protokol kesehatan itu diikuti beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Seperti dinas kesehatan (dinkes), satpol PP, DPMPTSP, dan disbudparpora. Mereka menyasar sejumlah tempat karaoke yang mengajukan rekomendasi untuk buka kembali ke Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Madiun. Di antaranya, XQ, Inul Vista, Sakura, dan Fire Club.

Kesiapan manajemen tempat karaoke dalam penerapan protokol kesehatan dicek sebelum diizinkan buka kembali. Mulai izin operasional, tempat cuci tangan sebelum masuk rumah karaoke, ketersediaan thermo gun, hand sanitizer, hingga pemberlakuan jaga jarak di dalam room.

Beberapa saran dan masukan yang sempat disampaikan oleh tim Pendekar Waras diminta untuk diperbaiki serta dilengkapi pihak manajemen tempat karaoke. Seperti perlunya rapid test secara berkala bagi para pemandu lagu (PL) yang bekerja di sejumlah tempat karaoke tersebut.

Ahsan berharap ketentuan yang sudah ada dipatuhi. Sebab, apabila terdapat pelanggaran protokol kesehatan saat dilakukan pemeriksaan ulang, sanksinya bisa berupa penutupan kembali tempat usaha. ‘’Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti surat edaran (SE) gubernur,’’ terang kepala dinas arpus itu. (her/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close