PacitanPeristiwa

Sebaran Hewan Kurban Tidak Merata

PACITAN – Sebanyak 5.192 kambing dikurbankan pada Idul Adha 1439 H kali ini. Jumlah itu tersebar di 12 kecamatan di Pacitan. Tak hanya kambing, sebanyak 498 ekor sapi juga siap dibagikan ke warga. Hewan itu itu didapat dari berbagai elemen masyarakat. Baik Bupati Indartato, masyarakat biasa, sekolah, hingga lembaga lainnya. “Jumlah (kurban) ini yang terekam dan yang terdeteksi saja, diprediksi jumlahnya lebih dari ini,” kata Kepala Kantor Kemenag Pacitan Muhammad Nurul Huda, Rabu (22/8).

Huda mengaku, meski tahun ini meningkat ketimbang tahun lalu, namun jumlah kurban baik kambing maupun sapi di Pacitan tidaklah merata. Di Kecamatan Bandar, misalnya, hanya terdapat 11 sapi dan 365 ekor kambing. Sementara tetangganya, Kecamatan Nawangan, hanya 18 sapi dan 438 ekor kambing. Jumlah itu tak jauh berbeda dengan Sudimoro yang hanya 18 ekor sapi dan 418 kambing. “Ini masih menjadi PR untuk kita, karena bagi yang “gemuk” dapat “gemuk” sementara bagian lainnya tidak terjatah baik sapi maupun kambing,” ujar Huda.

Jika dibandingkan dengan Kecamatan Arjosari, jumlah kurban yang terkumpul jauh berbeda. Di sana, setidaknya 65 sapi dan 560 kambing tercatat dikurbankan tahun ini. Sementara di Kecamatan Pacitan sendiri menjadi kecamatan tertinggi dengan 126 sapi dan 600 kambing. “Kita nggak bisa kalau harus menetapkan sekian-sekian, karena itu berkaitan dengan kesadaran dari masing-masing warga untuk berkurban,” terangnya.

Tidak meratanya distribusi kurban itu diungkap Huda terjadi lantaran berbagai faktor. Pun selain kesadaran masyarakat yang masih rendah, faktor geografis juga memengaruhi. Pasalnya, jauhnya lokasi dan sulitnya medan membuat distribusi hewan kurban sulit dilakukan. Diakuinya, sebagian wilayah di Pacitan tak mendapat jatah daging kurban lantaran jumlah yang tak mencukupi. “Kemarin juga sempat ada permintaan (hewan kurban) dari wilayah Bandar,” tuturnya.

Selain dari warga, kambing dan sapi juga disumbangkan bupati Pacitan dan Presiden RI ke-6 SBY. Huda mencatat, serupa dengan tahun sebelumnya, keluarga SBY menyumbang 12 ekor sapi. Sementara Bupati Indartato menyumbang seekor sapi dan 11 kambing. Namun, untuk penyebarannya Huda mengaku tak dapat memastikan ke mana hewan kurban itu dikirim. Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan dari pihak masing-masing. “Sumbangan itu kehendak dari penyumbang, jadi kita tak bisa paksakan ke mana hewan itu diberikan,” jelas Huda.

Menurut Huda, ribuan ekor kambing dan ratusan ekor sapi itu akan disembelih di berbagai masjid dan lingkungan rumah warga. Tetapi untuk waktunya tidak harus dilakukan hari ini. Seluruh hewan kurban Idul Adha kali ini sudah melalui berbagai pemeriksaan medis. Kemungkinan hewan kurban terjangkit penyakit dapat diminimalkan. “Petugas peternakan disperta sudah berupaya maksimal. Begitu pula dengan para peternak dalam mengamankan hewan kurban Idul Adha tahun ini. Insya Allah aman dari penyakit,” tuturnya. (mg6/c1/rif)

 

 

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button