MagetanPeristiwa

Sebanyak 44 Rumah di Magetan Diamuk Angin

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Warga Desa Ngiliran, Kecamatan Panekan, mulai membenahi rumahnya yang rusak diterjang angin kencang Kamis (5/12). Sejumlah atap bangunan seperti asbes dan genting yang amblas diganti. Pembenahan tersebut dibantu anggota TNI dan relawan BPBD.

Setelah angin kencang mengamuk pada Rabu lalu (4/12), warga bekerja bakti. Mereka bahu-membahu memperbaiki atap rumah. Lasinem salah satunya. Sejak pagi, dia dibantu warga lain bersama-sama memperbaiki atap teras rumah.

Bencana angin kencang itu membuat genting rumahnya amblas. Agar tidak membahayakan, sejumlah genting yang masih tersisa dicopot. Pecahan atap yang berserakan di lantai dibersihkan.

Lasinem masih ingat betul kejadian terpaan angin kencang itu. Seketika angin menerbangkan atap rumahnya. ‘’Saat kejadian, kebetulan semua ada di rumah. Tapi beruntung tidak sampai ada yang terluka,’’ ucap warga RT 03, RW 02, Desa Ngiliran, tersebut.

Berdasar pendataan sementara BPBD Magetan, angin kencang di Ngiliran menerjang 44 rumah. Mayoritas rusak ringan. Misalnya, genting dan asbes hilang. Kerugian ditaksir belasan juta rupiah. ‘’Kami beri bantuan terpal bagi warga yang atap rumahnya mengalami kerusakan parah,’’ ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra.

Angin kencang yang bertiup selama hampir 10 menit tersebut juga menumbangkan beberapa pohon dan tiang listrik. Di RT 04, RW 01, Desa Ngiliran, misalnya. Pohon durian yang tumbang menimpa kandang ternak milik Mujimen. Serta, pohon jengkol menimpa gudang pupuk milik Parmin, warga RT 01, RW 02. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button