PeristiwaPonorogo

Sebagian Rumah Ambles karena Longsor, Untung Sedang Tidak Beruntung

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan deras mengguyur Dukuh Surokoyo, Krisik, Pudak, sejak Minggu sore (1/11) hingga menjelang subuh. Di tengah cuaca dingin dan hujan, Untung sekeluarga tidur pulas. Rupanya, Untung sedang tidak beruntung.

Sekitar pukul 04.20 Senin (2/11), tiba-tiba sebagian rumah Untung ambles. Penyebabnya, tanah di bawahnya longsor sedalam tiga meter. ‘’Akibat tingginya intensitas hujan, sehingga tanah jadi gembur,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Setyo Budiono.

Rumah Untung berada di bawah tebing. Sejatinya, tebing di sebelah kanan rumah itu sudah diplengseng. Namun, tetap tak kuasa menahan gerakan tanah. ‘’Plengsengan retak lalu ambrol. Sehingga, tanah yang ditahan longsor,’’ ungkapnya.

Dapur, kamar mandi, serta kandang sapi Untung terseret longsoran. Hingga kemarin siang, evakuasi yang melibatkan personel BPBD, Polri, TNI, dan warga setempat masih berlangsung. ‘’Untuk sementara, korban mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman,’’ ujarnya.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, longsor di Surokoyo ini membuktikan potensi bencana hidrometeorologi tinggi selama fenomena La Nina. ‘’Ini dampak dari perubahan cuaca ekstrem,’’ sebut Budi.

BPBD Ponorogo mencatat, Pudak dan delapan kecamatan lain rawan terdampak bencana alam imbas perubahan cuaca di selatan Pulau Jawa itu. Selain longsor, potensi bencana lainnya banjir dan angin puting beliung. ‘’Bencana hidrometeorologi acap terjadi setiap memasuki perubahan musim kemarau ke penghujan. Harus lebih waspada, setidaknya selama satu bulan ini,’’ imbaunya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button