Ponorogo

Satu Lagi, Santri Temboro Positif 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus positif Covid-19 di Ponorogo juga bertambah satu orang. Pasien baru tersebut santri pondok pesantren (ponpes) di Temboro, Magetan. Hasil uji swab diterima Sabtu lalu (2/5). Saat itu juga pasien ke-10 tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD dr Harjono. ‘’Dari isolasi di balai desa, langsung dipindahkan ke rumah sakit,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Pasien positif ke-10 ini warga Kecamatan Pulung yang nyantri di Temboro. Dia pulang ke Ponorogo bersama 56 santri lainnya ke Ponorogo, pasca ditemukan kasus positif Covid-19 di ponpesnya beberapa waktu lalu. Saat tiba di Ponorogo dan di-rapid test, hasilnya reaktif. ‘’Tapi tidak menunjukkan gejala atau orang tanpa gejala (OTG),‘’ lanjut bupati.

Ipong pun mengeluarkan kebijakan untuk melarang para santri dari Temboro isolasi mandiri di rumah. Setiba di Ponorogo, mereka harus diisolasi di tempat-tempat yang disediakan desa atau kelurahan. Begitu pula pasien ke-10. Lantaran awalnya termasuk OTG, santri tersebut tidak menunjukkan gejala sakit.

Selain pasien ke-10, ada dua santri Temboro lain yang hasil rapid test-nya reaktif. Mereka juga dirawat di tempat-tempat isolasi yang disediakan pemerintah desa maupun kelurahan. Tidak diperkenankan isolasi mandiri supaya pengawasan dapat dilakukan lebih ketat. ‘’Mudah-mudahan hasil swab santri yang lain negatif,’’ harap bupati.

Tambahan satu positif membuat angka kumulatif kasus positif Covid-19 di Ponorogo sepuluh orang. Dua pasien di antaranya sudah sembuh. Data sebaran korona di Bumi Reyog terus berkembang. Jumlah kumulatif OTG jadi 109 orang. Sementara, jumlah kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) 401 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) kumulatif 30 orang.

Ipong mengimbau masyarakat tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa, wajib mengenakan masker selama beraktivitas. Masyarakat harus membiasakan itu demi menekan potensi penyebaran Covid-19 di Ponorogo. ‘’Penting bagi semua elemen masyarakat untuk selalu mematuhi aturan pemerintah yang berkaitan dengan Covid-19. Jaga jarak, di rumah saja, dan jangan mudik,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close