Mejayan

Satpol PP Tangguhkan Penyegelan Dua Minimarket Pagotan

Ungkit Sejarah, Telaah Ekonomi

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Nasib dua minimarket di Pagotan, Geger, Kabupaten Madiun, sungguh mujur. Meski melanggar Perda 2/2019 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan, keduanya belum ditindak oleh pemkab. ‘’Penindakan belum ada petunjuk lebih lanjut dari pimpinan,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan Senin (31/8).

Keberadaan dua toko modern di Jalan Raya Madiun-Ponorogo itu melabrak regulasi. Jarak bangunan dengan pasar tradisional kurang dari 500 meter. Selain itu, sistem perizinan belum beralih ke online single submission (OSS). Belum lagi surat izin usaha perdagangan (SIUP) salah satu minimarket sudah tidak berlaku sejak Juni lalu.

Danny menyebut sejumlah pertimbangan dalam menangguhkan penyegelan. Salah satunya, mengungkit sejarah dua toko modern itu berdiri sebelum ada perda yang mengatur toko berjejaring. Juga menelaah sulitnya ekonomi di masa pandemi Covid-19. ‘’Kami memberikan saran relokasi. Langkah selanjutnya menunggu disposisi bupati (Ahmad Dawami, Red),’’ ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto mengatakan, operasional dua minimarket yang berdekatan itu bisa dibilang ilegal. Sebab, aktivitas itu belum dialihkan ke sistem perizinan OSS. ‘’Kami tidak akan memproses ke OSS selama syarat dan ketentuan yang berlaku belum terpenuhi,’’ ucapnya.

Sebelumnya, pemkab bertemu dengan manajemen dua minimarket. Menghadap pihak dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakop-UM); DPMPTSP; dan satpol PP, kedua perwakilan meminta kelonggaran untuk tetap beroperasi. Dispensasi itu setidaknya hingga kontrak sewa bangunannya habis. Masing-masing 2024 dan 2022. ‘‘Kami tidak akan mengurusnya (izin dispensasi, Red) selama belum ada rekomendasi dari disperdakop-UM,’’ tutur Arik. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close