Madiun

Satpol PP Sita Miras dari Kandang Ayam

MADIUN – Supriyono, tak bisa mengelak ketika dagangannya disita anggota Satpol PP Kota Madiun pada Kamis (16/5) malam lalu. Dari warung miliknya di Jalan Siak, Kelurahan Pandean, Taman petugas penegak perda itu berhasil mengamankan belasan botol miras jenis arak jowo (arjo).

Kendati demikian, saat didatangi petugas pada awalnya Supriyono bersikeras mengaku tidak memiliki apalagi menjual miras. Namun petugas tidak percaya begitu saja. Mereka langsung menggeladah beberapa tempat yang diduga dipakai untuk menyimpan miras.

Hasilnya, petugas sempat mendapati jeriken bekas miras yang teronggok di sekitar kandang ayam belakang rumah Supriyono. Tapi dalam posisi sudah kosong. Tak mau pulang dengan tangan kosong, petugas terus melakukan pencarian.

Puncaknya saat seseorang petugas menaruh curiga pada sebuah lemari kayu yang dikunci di dekat kandang ayam tersebut. Mereka lantas meminta Supriyono untuk membukanya. Di situ ternyata tersimpan belasan botol miras dan fermentasi ginseng serta rumah semut hitam Papua.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Madiun Agus Wuryanto mengatakan, temuan miras itu kemudian dibawa ke kantor. Totalnya ada 17 botol miras sebanyak 15,5 liter dan dua cemceman yang diamankan.

Dari hasil temuan itu, selanjutnya penjual miras tersebut dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP). Karena dianggap telah melanggar Perwal 3/2019 dan Perda 8/2017 tentang pengendalian minuman beralkohol (minol). Dia terancam hukuman kurungan penjara maksimal lima bulan dan denda paling banyak Rp 50 juta. ‘’Penjual miras itu dikenai sanksi tipiring sebagai efek jera,’’ terangnya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close