Ngawi

Satpol PP Ngawi Butuh Rp 30 Juta untuk Bongkar Reklame Bando

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Keberadaan papan reklame berjenis bando di Jalan Panglima Besar Sudirman dipastikan ilegal. Karena dianggap menyalahi aturan Permen PU 20/2011. Meski begitu, pihak satpol pp belum bertaji mempreteli reklame bando tersebut. ‘’Sudah lama ingin kami tertibkan, tapi terkendala anggaran,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Arif Setiono, Jumat (26/3).

Sesuai Pemen PU 20/2011, konstruksi bangunan iklan dan media informasi tidak boleh berbentuk portal atau jenis lain yang melintang di atas jalan. ‘’Bentuk dan penempatannya melanggar aturan,’’ ujarnya.

Tak hanya melanggar permen PU, bando berukuran besar itu juga tak mengantongi izin dari Pemkab Ngawi. Berbagai alasan itu sebenarnya cukup bagi satpol PP untuk menertibkan. Namun, anggaran mereka cupet. Pihaknya butuh Rp 30 juta untuk membongkar satu bando hingga bersih tak bersisa. ‘’Itu dikerjakan pihak ketiga. Tapi, karena belum ada anggaran, akhirnya sampai sekarang belum dibongkar,’’ beber Arif. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button