Madiun

Satpol PP Magetan Ancam Bongkar Belasan Bangunan Liar di PPU Maospati

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Belasan toko di kawasan Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati segera diratakan. Penyebabnya, bangunan yang digunakan untuk berniaga berstatus liar. ‘’Penyewa dan pemilik toko tidak bisa menunjukkan sertifikat kepemilikan tanah. Karena memang berada di atas lahan milik Pemprov Jatim,’’ kata Kabid Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Fery Yoga Saputra, Jumat (8/10).

Sebelumnya, Fery telah memberi peringatan kepada 12 penyewa dan pemilik toko tersebut. Sebab, belasan toko itu berdiri di atas sempadan sungai dengan radius dari bibir sungai kurang dari 20 meter. ‘’Seharusnya area tersebut steril dari bangunan apa pun,’’ tegasnya.

Lahan tersebut, lanjut Fery, berstatus milik pemprov namun di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Para penyewa dan pemilik toko diberi peringatan untuk segera angkat kaki secara sukarela. ‘’Sebenarnya mereka tahu kalau tanahnya itu milik negara,’’ ujar Fery.

Peringatan yang dilayangkan pihaknya merupakan yang pertama. Akan ada peringatan susulan jika 12 penyewa dan pemilik toko ngotot bertahan. Tinggal menunggu waktu bangunan liar itu akan dibongkar. Diam-diam korps penegak perda juga mencium dugaan bisnis haram bergulir di PPU. ‘’Ada laporan dari warga terkait peredaran miras dan prostitusi terselubung,’’ ungkapnya. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button