Madiun

Satlantas Polres Madiun Tahan 70 Motor Berknalpot Brong

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Imbauan kepolisian agar tidak menggunakan knalpot brong belum sepenuhnya diindahkan para pengendara sepeda motor. Khususnya kalangan remaja. Mereka nekat memasang knalpot bersuara berisik dan mengganggu pengguna lalu lintas lain itu. Polisi pun bertindak tegas.

Sabtu malam (9/11), misalnya, jajaran polisi lalu lintas Polres Madiun Kota dan Korem 081 DSJ menertibkan 70 motor berknalpot brong di Jalan Pahlawan. Tidak sekadar menilang pengendaranya, puluhan motor itu pun diamankan di mapolres. ’’Kami tidak akan menoleransi pengendara yang memasang knalpot brong,’’ kata Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono Minggu (10/11).

Menurut dia, knalpot brong menyalahi aturan dan sangat mengganggu. Sebab, suaranya sangat berisik dan memekakkan telinga. Meski begitu, anak-anak muda sering memasangnya. Lebih-lebih saat akhir pekan. Mereka kerap merayakan malam Minggu dengan menggeber motor dengan knalpot modifikasi tersebut.

Polisi ingin meminimalkan kemungkinan pemakaian knalpot brong tersebut. Karena itu, polisi menindak mereka. ’’Motor-motor yang terjaring razia kami tahan sampai satu minggu ke depan. Jadi, pemiliknya baru bisa mengambilnya setelah minggu depan,’’ jelas Budi.

Itu pun tidak bisa langsung mengambil motornya. Polisi memberi syarat tambahan. Pemiliknya harus mengganti semua perlengkapan motornya dengan yang standar. ’’Mereka harus menggantinya di tempat. Mereka juga harus bisa menunjukkan kelengkapan surat-suratnya. Jika tidak, kami tidak akan mengizinkan membawa pulang motor tersebut,’’ ujarnya.

Langkah tersebut sebagai efek jera agar pengendara lainnya tidak memasang knalpot brong. Pengendara yang terjaring razia pun diberi pelajaran supaya tidak bisa menggunakan kendaraannya untuk hura-hura pada malam Minggu. ‘’Kami kenai sanksi tilang,’’ tegasnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button