Mejayan

Sasaran Konsumen Batik Bolak Balik Pangsa Kelas Menengah Atas

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab Madiun berjanji menghidupkan kembali pamor Batik Bolak Balik. Pelestariannya lewat pengenalan dan pembinaan di paguyuban batik. ‘’Kami berupaya mempertahankan batik bolak-balik karena bagian sejarah dan warisan budaya,’’ kata Kabid Usaha Mikro Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Dwi Sulistyorini Senin (5/10).

Menurut Dwi, pangsa pasar batik telah berubah. Konsumen saat ini cenderung menepikan kualitas dan lebih mengedepankan nilai ekonomis. Namun, dia masih melihat peluang batik bolak-balik Desa Sewulan, Dagangan, eksis. Mengarahkan pangsanya pada konsumen kelas menengah ke atas. ‘’Kualitasnya sangat bagus. Batik wolak-walik cocok untuk acara sakral seperti pernikahan atau disimpan,’’ ujarnya.

Selain berfokus mengenalkan motif khas, 18 kelompok batik di bawah naungan disperdakop-UM diminta menggeluti batik wolak-walik. Ketika ada permintaan, mereka siap memproduksi. ‘’Kami akan memantau perkembangan dan permasalahannya,’’ ucapnya. (mg4/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close