Pacitan

Sarengat, Pensiunan Kemenag Pacitan Mengamalkan Ilmunya sebagai Pendakwah

Bukan lulusan pondok pesantren, Sarengat rajin diundang untuk berdakwah. Bekalnya buku keagamaan, ilmunya kuliah dulu, dan beberapa posisi jabatannya sebagai abdi negara.

——————————-

SUGENG DWI, Pacitan

HEADPHONE dan microphone menghiasi kepala Sarengat kala berada di sebuah ruangan kedap suara. Warga Lingkungan Purwoharjo, Kelurahan Baleharjo, Pacitan itu sesekali membuka dan membaca buku catatan kecil di tangannya. Penggalan hadis Alquran yang menjadi bagian ceramahnya lewat siaran radio itu terekam dan didengarkan masyarakat. ‘”Saya sering diundang siaran,’’ katanya.

Sarengat tidak hanya berceramah lewat media. Dia sering dihadirkan pada momen tertentu dan menyikapi permasalahan sosial. Misalnya, mengisi acara anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Pacitan. Selain itu, dakwah dalam acara pernikahan. Mulai pasangan remaja di bawah umur hingga lanjut usia (lansia). ‘’Karena pernikahan itu sakral,’’ ujar pria kelahiran 7 Juli 1948 tersebut.

Namun, jangan salah sangka, meski sering berceramah, Sarengat bukan lulusan pondok pesantren (ponpes). Suami Musrifah ini mengenyam pendidikan formal hingga menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Nah, jabatannya sebagai abdi negara itu lah yang membuatnya bergelut dalam dunia dan bimbingan kerohanian. Ditunjang dengan membaca buku tentang keagamaan untuk menambah wawasan. ‘’Tapi, background saya sarjana pendidikan agama Islam,’’ ucap alumnus Universitas Muhammadiyah Pacitan tersebut.

Pensiunan pengawas pendidikan agama Islam (PAI) Kemenag memulai syiar agama ketika menjadi guru. Kemudian menjadi kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di sejumlah kecamatan. Jabatan itu melekat sebagai penghulu hingga membuatnya terjun langsung urusan pernikahan. Tiga tahun lalu, dia percaya menjadi penasihat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pacitan. ‘’Ya, sejak itu saya berdakwah pindah-pindah tempat,’’ katanya. ***(cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button