Pacitan

Santuni Warga Isolasi Mandiri, Polisi Beri Sembako PKL

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ketika susah cari duit karena berjualan dibatasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), wong cilik butuh jawaban konkret. Jika sekadar dilarang tidak boleh melayani pembeli di tempat, pedagang angkringan kelimpungan. ‘’Warung-warung di pinggir jalan seperti itu tentu tidak online dan kesulitan,’’ kata Kapolres Pacitan Wiwit Ari Wibisono, Jumat (16/7).

Polisi akhirnya menempuh jalan tengah agar orang-orang tidak semakin susah. Pedagang di pinggir jalan itu tetap diperbolehkan berjualan namun pelayanannya take away (dibungkus). Yang melanggar cukup didata dan diperingatkan agar tak mengulang kesalahan serupa. Mereka juga diberi sembako agar selama susah cari rezeki ini, dapur masih bisa ngebul. ‘’Yang kita kasih sembako ada yang langsung pulang karena merasa sudah cukup. Kalau tetap mau jualan tidak masalah, tapi pulang lebih bagus,’’ imbaunya.

Polisi juga menyantuni warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. Mereka sama susahnya dengan pedagang angkringan. Lantaran tak bisa keluar rumah untuk mencari nafkah. ‘’Kami kendarai ATV (all terrain vehicle) roda empat, menembus beberapa gang permukiman,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button